Menu

Mode Gelap
 

Kabar Jawa Tengah

Jateng Siapkan Wisata Halal Jadi Mesin Ekonomi Baru

badge-check


					Jateng Siapkan Wisata Halal Jadi Mesin Ekonomi Baru Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.idPemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat pengembangan wisata ramah muslim dan ekonomi syariah sebagai salah satu mesin ekonomi daerah menuju 2027.

Pemerintah mulai menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem industri halal di provinsi tersebut.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menjelaskan bahwa pemerintah daerah menyiapkan sejumlah program untuk mendukung target tersebut.

Program tersebut mencakup penguatan industri halal, perluasan sertifikasi halal bagi pelaku usaha, serta pengembangan wirausaha berbasis pesantren.

Menurutnya, Jawa Tengah memiliki peluang besar untuk mengembangkan wisata ramah muslim yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Perkuat Ekosistem Industri Halal

Pemprov Jawa Tengah mendorong penguatan ekosistem industri halal di berbagai sektor usaha. Pemerintah juga mengarahkan pelaku usaha agar segera mengurus sertifikasi halal untuk produk makanan, minuman, bahan baku industri, kosmetik, hingga berbagai barang kebutuhan masyarakat.

Selain itu, pemerintah menjalankan sejumlah program untuk memperluas partisipasi pelaku usaha dalam industri halal.

Program tersebut meliputi pengembangan santripreneur, fasilitasi sertifikasi halal bagi Industri Kecil Menengah (IKM), serta program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Program Sehati masih membuka pendaftaran hingga 17 Oktober 2026 dan menargetkan peningkatan jumlah produk halal dari pelaku usaha kecil dan menengah di Jawa Tengah.

Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa pengembangan wisata halal dan ekonomi syariah menjadi bagian dari peta jalan pembangunan daerah.

“Road map pembangunan di Jawa Tengah kami susun bertahap. Tahun 2025 kami fokus pada pembangunan infrastruktur, tahun 2026 kami dorong swasembada pangan, dan tahun 2027 kami kembangkan pariwisata serta ekonomi syariah. Persiapannya sudah kami mulai sekarang,” ujarnya saat menghadiri pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Syariah Jawa Tengah masa bakti 2026–2029 di Wisma Perdamaian, Jumat (6/3/2026).

Bidik Pasar Wisata Halal Internasional

Gubernur menilai Jawa Tengah memiliki peluang besar untuk menembus pasar wisata halal internasional. Ia menyebut masih banyak negara dengan kesamaan budaya dan karakter wisata yang belum tergarap secara optimal.

Menurutnya, pengembangan wisata ramah muslim tidak hanya menyasar pelaku usaha mikro dan kecil, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha menengah untuk terlibat dalam industri tersebut.

“Kita memiliki potensi wisata ramah muslim dan wisata halal. Jangan hanya menyasar usaha mikro dan kecil, tetapi juga usaha menengah. Banyak negara serumpun yang memiliki peluang pasar besar,” katanya.

Hipmi Syariah Siap Perkuat Ekonomi Halal

Ketua Hipmi Syariah Jawa Tengah, Muhammad Sabiq Kamalul Haq, menyatakan organisasinya siap mendukung program pemerintah dalam memperkuat ekosistem ekonomi halal.

Hipmi Syariah akan mendorong investasi sektor halal sekaligus membantu percepatan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM.

“Ke depan kami akan membantu pemerintah mengembangkan program wisata halal dan wisata ramah muslim pada 2027, termasuk melalui investasi dan percepatan sertifikasi halal bagi UMKM,” ujarnya.

Saat ini Hipmi Syariah Jawa Tengah memiliki sekitar 50 pengurus dan 500 anggota yang tersebar di berbagai daerah.

Organisasi tersebut juga menaungi sekitar 350 UMKM.

Selain itu, Hipmi Syariah membuka akses permodalan melalui koperasi syariah bagi pesantren yang ingin mengembangkan unit usaha.

Sabiq menambahkan, organisasinya juga mendorong lahirnya wirausaha muda yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.

“Menjadi pengusaha bukan hanya mencari uang. Kami ingin melahirkan social entrepreneur yang mampu memberi dampak sosial bagi masyarakat,” katanya. (dkp)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Maulid Nabi di Guworejo, Kasdim Sragen Tekankan Pentingnya Gotong Royong

8 September 2026 - 13:26 WIB

Anak Asal Salatiga Ditemukan di Bandung, Keluarga Evin Apresiasi Respons Cepat Polda Jateng

8 September 2026 - 11:49 WIB

Jaga Situasi Tetap Kondusif, Koramil Kismantoro Patroli Bersama Linmas

8 September 2026 - 10:55 WIB

Sindhu Laras Bocah Buktikan Seni Tradisional Tetap Diminati Generasi Muda

8 September 2026 - 10:40 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Demak Sita 470 Botol Miras

8 September 2026 - 10:08 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Belum Terdeteksi di Jateng, Warga Diimbau Tetap Tenang

8 September 2026 - 08:10 WIB

Trending di KABAR JATENG