Menu

Mode Gelap
 

Nasional · 4 Mar 2026 11:48 WIB

Jawa Tengah Pimpin Realisasi MBG, Target Swasembada Pangan 2026 Digenjot


					Jawa Tengah Pimpin Realisasi MBG, Target Swasembada Pangan 2026 Digenjot Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Provinsi Jawa Tengah mencatatkan kinerja menonjol dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga 27 Februari 2026, realisasi program tersebut mencapai 96,98 persen dari total sasaran penerima manfaat, tertinggi di Indonesia.

Capaian itu mencuat dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan MBG di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (3/3/2026).

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memimpin langsung rapat tersebut bersama Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana.

Seluruh kepala daerah se-Jawa Tengah turut mengikuti kegiatan tersebut.

Hampir 9,35 Juta Warga Nikmati MBG

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat dari 9.639.459 calon penerima manfaat, sebanyak 9.348.898 orang sudah menerima MBG.

Jumlah itu setara 96,98 persen dari total sasaran.

Rinciannya, program ini menjangkau 8.464.875 siswa jenjang TK hingga SMA, 93.045 ibu hamil, 204.305 ibu menyusui, serta 549.759 balita.

Pemerintah daerah terus mempercepat distribusi agar seluruh sasaran segera menerima manfaat.

Zulkifli Hasan menyebut capaian Jawa Tengah menjadi tolok ukur pencapaian target nasional.

Ia juga meminta pemerintah kabupaten/kota menjalankan tata kelola sesuai Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan MBG.

Menurutnya, Makan Bergizi Gratis tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Pemerintah merancang program ini sebagai strategi besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Program ini melibatkan petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM, hingga koperasi desa sehingga roda ekonomi daerah terus berputar.

Gubernur Tegaskan Komitmen

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam menyukseskan MBG.

Ia menilai program ini sebagai investasi jangka panjang untuk membangun generasi sehat, produktif, dan berdaya saing.

Ia juga menekankan bahwa program MBG memberi dampak langsung terhadap penguatan ekonomi di 35 kabupaten/kota karena pemerintah melibatkan pelaku usaha lokal dalam penyediaan bahan pangan.

Dari sisi infrastruktur, Pemprov Jawa Tengah menyiapkan 3.741 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Jumlah tersebut terdiri atas 34 SPPG TNI, 12 SPPG pondok pesantren, 3.628 SPPG mitra, dan 67 SPPG Polri.

Seluruh pemerintah kabupaten/kota sudah menerbitkan Surat Keputusan pembentukan Satgas MBG untuk memperkuat koordinasi.

Produksi Padi Terus Ditingkatkan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menargetkan produksi padi tahun 2026 mencapai 10,55 juta ton gabah kering giling (GKG).

Target itu naik 12,22 persen dibanding realisasi 2025.

Pemerintah daerah mendorong peningkatan produksi tersebut untuk mendukung swasembada pangan nasional sekaligus menjaga ketersediaan bahan baku program MBG.

Dengan capaian yang hampir menyentuh 100 persen dan dukungan infrastruktur yang kuat, Jawa Tengah optimistis terus memimpin keberhasilan MBG di tingkat nasional. (dkp)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polda Jateng Matangkan Pengamanan Lebaran Lewat Lat Pra Ops Ketupat Candi 2026

11 Maret 2026 - 18:49 WIB

Gubernur Luthfi Tinjau Longsor Cilibur, Warga Desak Percepatan Perbaikan Jalan Penghubung

11 Maret 2026 - 17:59 WIB

Gubernur Jateng Tinjau Longsor di Cilibur Brebes, Perbaikan Jalan dan Sekolah Dipercepat

11 Maret 2026 - 17:39 WIB

Sambut Angkutan Lebaran 2026, Bandara Ahmad Yani Perkuat Kesiapan Fasilitas dan Layanan Penumpang 

11 Maret 2026 - 17:13 WIB

Jembatan Gantung Garuda di Kali Krusuk Hampir Selesai, Kolaborasi TNI dan Warga Sleman Kian Nyata

11 Maret 2026 - 16:45 WIB

Safari Ramadan di Korem 071/Wijayakusuma, Pangdam IV/Diponegoro Pererat Silaturahmi dan Berbagi dengan Anak Yatim

11 Maret 2026 - 16:34 WIB

Trending di Daerah