Menu

Mode Gelap
 

KABAR JATENG · 27 Feb 2026 13:21 WIB

Sekda Sumarno Ajak ASN Jateng Jadi Duta Peduli Pengelolaan Sampah


					Sekda Sumarno Ajak ASN Jateng Jadi Duta Peduli Pengelolaan Sampah Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Persoalan sampah menuntut perhatian serius dari semua pihak, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengajak seluruh ASN Setda Jateng mengambil peran aktif sebagai duta peduli pengelolaan sampah.

Sumarno menegaskan, pemerintah menargetkan pada 2029 seluruh sampah terkelola dengan baik.

Untuk mencapai target tersebut, ia meminta ASN tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi ujung tombak perubahan perilaku di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Pimpin Apel Gerakan Resik-resik Kantor

Sumarno menyampaikan ajakan itu saat memimpin apel “Gerakan Resik-resik Kantor” di halaman Gedung Gubernuran, Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat, 27 Februari 2026.

Seluruh ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah mengikuti kegiatan tersebut yang diawali dengan apel pagi.

“Kami mohon panjenengan semua bisa menjadi duta dan ujung tombak di semua lini untuk peduli dan mengelola sampah dengan baik,” tegasnya.

Ramadan Jadi Momentum Perkuat Kepedulian

Ia mengingatkan bahwa menjaga kebersihan merupakan kewajiban setiap insan yang beriman dan bertakwa.

Sumarno mengutip hadis riwayat Ath Thabarani tentang perintah membersihkan pekarangan sebagai landasan moral dan spiritual dalam menjaga lingkungan.

Memasuki bulan Ramadan, Sumarno mengajak seluruh ASN mengisi waktu dengan kegiatan positif, termasuk menjaga kebersihan lingkungan kerja dan sekitarnya.

Menurutnya, kebersihan bukan sekadar tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama.

Dampak Buruk Buang Sampah Sembarangan

Sumarno menyoroti dampak membuang sampah sembarangan.

Ia mencontohkan kebiasaan membuang botol minuman ke selokan yang memicu penyumbatan di gorong-gorong hingga menyebabkan banjir.

Tindakan tersebut, menurutnya, merugikan dan menyusahkan orang lain.

“Kalau kita buang sampah sembarangan, kita menanggung dosa karena membuat orang lain menderita tanpa kita sadari,” ujarnya.

Sejalan Gerakan Jawa Tengah ASRI
Gerakan “Resik-resik Kantor” selaras dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah tertanggal 19 Februari 2026 Nomor 600.4/0001544 Tahun 2026 tentang Gerakan Jawa Tengah ASRI.

Kebijakan itu menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

ASN Turun Langsung Bersihkan Lingkungan Kantor

Dalam pelaksanaannya, para ASN membagi diri ke sejumlah kelompok dan membersihkan area sekitar Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Mereka menyapu dan memungut sampah di halaman, trotoar, Gedung Gradika Bakti Praja, hingga Masjid At Atqwa.

Sumarno bergabung dengan kelompok yang bertugas di area halaman.

Ia menyusuri selokan di sepanjang trotoar Jalan Pahlawan Nomor 9 dan memungut kabel bekas, plastik, serta rumput liar tanpa ragu.

Tak hanya membersihkan, Sumarno juga meminta jajarannya segera memperbaiki lantai trotoar yang pecah agar tidak membahayakan pejalan kaki.

Sementara kelompok lain membersihkan area samping dan belakang Kantor Gubernur sehingga lingkungan kantor tampak lebih rapi dan tertata. (dkp)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Langkah Tegas Agustina, Semarang Night Carnival Dibatalkan Demi Keselamatan Warga

3 Mei 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Luthfi Temui Massa May Day, Serap Aspirasi dan Siapkan Solusi untuk Buruh Jateng

2 Mei 2026 - 15:09 WIB

Saat Soeharto Tak Ingin Menjadi Presiden

2 Mei 2026 - 14:30 WIB

May Day 2026 di Ungaran, Ahmad Luthfi Tegaskan Buruh Jadi Pilar Utama Ekonomi Jateng

2 Mei 2026 - 08:33 WIB

Ahmad Luthfi Gandeng TNI, Jateng Ubah Gunungan Sampah Jadi Energi Alternatif

2 Mei 2026 - 08:03 WIB

Pemprov Jateng Dukung Penuh Raperda Pelayanan Publik

2 Mei 2026 - 07:32 WIB

Trending di KABAR JATENG