Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Forkopimda Dukung Kapolres Tindak Tegas Pembuat dan Pengedar Petasan

badge-check


					Forkopimda Dukung Kapolres Tindak Tegas Pembuat dan Pengedar Petasan Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.idKapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, memastikan jajarannya tidak mentolerir aktivitas pembuatan maupun peredaran petasan.

Penegasan itu Ia menyampaikan dalam rapat koordinasi lintas instansi yang Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) gelar di Kompleks Kantor Bupati Semarang, Senin (23/2).

AKBP Ratna menegaskan, penggunaan maupun perakitan petasan tidak hanya berisiko merusak harta benda, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa.

Sejumlah insiden ledakan di Boyolali, Kendal, dan Grobogan menjadi perhatian serius jajaran kepolisian agar peristiwa serupa tidak terjadi di Kabupaten Semarang.

“Pendekatan ini bukan lagi sebatas pembinaan. Aparat akan menerapkan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku kepada siapa pun yang terbukti membuat, menyimpan, ataupun mengedarkan bahan peledak ilegal,” tegasnya.

Operasi Cipta Kondisi Ungkap Dua Kasus

Dalam upaya pencegahan, Polres Semarang mengintensifkan langkah preventif.

Yakni dengan melibatkan tokoh masyarakat untuk memberikan edukasi tentang bahaya produksi dan distribusi bahan petasan.

Sinergi tersebut mampu menekan potensi pelanggaran sejak dini, khususnya menjelang momentum keagamaan yang kerap memicu peningkatan penggunaan petasan.

Selain itu, Kapolres memaparkan hasil Operasi Cipta Kondisi menjelang awal Ramadan 2026.

Dalam operasi tersebut, aparat mengungkap dua kasus kepemilikan bahan peledak.

“Seorang pelajar di wilayah Bergas menyimpan 1.162 gram bahan petasan, sementara seorang warga Bandungan memiliki sekitar dua ons bahan serupa,” paparnya.

Kapolres juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan memanfaatkan layanan pengaduan kepolisian melalui nomor 110 yang bisa diakses secara gratis.

Tim khusus langsung menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.

Forkopimda Minta Peran Aktif Orang Tua

Dengan langkah penegakan hukum yang tegas serta dukungan partisipasi publik, Polres Semarang berupaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama saat menyongsong bulan suci Ramadan.

Sementara itu, Forkopimda Kabupaten Semarang melalui Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, SH., MH. menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Polres Semarang dalam menindak pembuat maupun pengedar bahan mercon.

“Kami mendukung penuh langkah Polres Semarang. Sebagian besar pembuat dan pengedar berasal dari kalangan remaja. Karena itu, orang tua, tokoh masyarakat, dan lingkungan harus berperan aktif mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

 

Editor: Mualim

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polres Semarang Ungkap Dugaan Pelecehan Seksual Berkedok Pembinaan Spiritual, Delapan Santriwati Jadi Korban

11 Juni 2026 - 13:10 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Bidpropam Polda Jateng Perkuat Disiplin Personel Melalui Gaktiplin di Polres Demak

11 Juni 2026 - 12:42 WIB

Distribusi Pangan Diperkuat, Pemprov Jateng Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok

11 Juni 2026 - 12:30 WIB

DPRD Kota Semarang Pertanyakan Efektivitas Kinerja Tenaga Ahli OPD

11 Juni 2026 - 12:01 WIB

Mahasiswa UNDIP dan GoenaGoni Ajak Masyarakat Kenal Gaya Hidup Zero Waste melalui Program “Harum Berbagi Bersama Goena Goni”

11 Juni 2026 - 11:51 WIB

Mahasiswa Informasi dan Humas Undip Gelar Program CSR Lingkungan: Dukung MRA Eatery Wujudkan Operasional Berkelanjutan Melalui Pembuatan Eco-Enzyme

11 Juni 2026 - 10:03 WIB

Trending di KABAR JATENG