Menu

Mode Gelap
 

Semarang Raya

DPC PSI Semarang Ajukan Undur Diri Massal, Serahkan Atribut Partai

badge-check


					Koordinator aksi DPC PSI Kota Semarang, Hanif saat menerima Kabarjateng.id di lobby Hotel UTC Semarang, Minggu (22/2) siang | foto: Wahyu Hamijaya Perbesar

Koordinator aksi DPC PSI Kota Semarang, Hanif saat menerima Kabarjateng.id di lobby Hotel UTC Semarang, Minggu (22/2) siang | foto: Wahyu Hamijaya

SEMARANG, Kabarjateng.id – Sebanyak 12 DPC Kecamatan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang ajukan undur diri, pada Minggu (22/2) ke kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Aksi DPC PSI Kota Semarang ini disebut puncak sikap karena belum ada respons DPW dan DPP PSI atas norma kepengurusan.

Pengurus DPC PSI menilai partai belum hadir menjawab aspirasi terkait konflik kepentingan perubahan SK DPD dan Plt ketua.

Selain mundur, kader PSI tingkat DPC mengembalikan atribut partai, termasuk plang papan nama DPC wilayah Kota.

Koordinator aksi DPC PSI Kota Semarang, Hanif, mengatakan langkah ini bentuk sikap atas instruksi dan keputusan DPP PSI.

“Aksi nyata ini sikap kami DPC PSI setelah menerima seluruh keputusan kepengurusan Kota Semarang,” ujarnya, Minggu (21/2) kepada Kabarjateng.id.

Hanif menerangkan DPC PSI sepakat satu suara bahwa aksi dilakukan damai atas inisiatif karena sudah tidak ada lagi respons dari DPW dan DPP PSI.

Ia menyebut para pengurus yang mundur akan tetap kader akar rumput PSI meski tidak lagi menjabat struktur DPC PSI Kota.

Menurutnya, setelah mundur, kader PSI akan kembali fokus pada pekerjaan masing-masing dan bukan lagi aktivitas kepengurusan.

Selama menjabat, pengurus DPC PSI mengaku banyak memberi sumbangsih, utamanya dukungan kerja politik tingkat Kota.

“Kami bukan lelah bekerja untuk PSI, tapi lelah koordinasi dengan partai yang kurang merespons kader bawah,” katanya.

Ia menambahkan keputusan mundur karena menerima bentuk perintah dan instruksi partai soal kepengurusan SK DPD PSI baru Kota Semarang.

One Man One Vote

Sebelumnya, awal mula persoalan ini perihal kesepakatan demokrasi one man one vote dalam pemilihan pengurus PSI Kota.

Namun kekecewaan muncul setelah perubahan hasil SK pengurus DPD PSI Kota Semarang yang memicu polemik internal DPC PSI.

Situasi memanas setelah informasi di grup internal menyebut ketua DPD PSI di-Plt-kan lewat surat DPW, Rabu (18/2).

Sebagai komitmen aksi damai, kader PSI hingga struktural tingkat DPC akhirnya memilih mundur dari kepengurusan PSI Kota.

Pengembalian atribut PSI juga menjadi bentuk sikap karena tidak ada lagi respons partai atas dinamika yang terjadi pada kepengurusan PSI Kota Semarang.

 

Penulis: Kabarjateng.id

Tim Editor: Wahyu Hamijaya

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Ahmad Luthfi Ajak Semua Kekuatan Politik Bersatu Bangun Jawa Tengah

6 September 2026 - 11:18 WIB

Anas Urbaningrum Tanggapi Pernyataan Budi Arie soal Perubahan Sebelum 2029

27 Agustus 2026 - 07:00 WIB

HUT ke-28 PAN, Lapor PAN Didorong Jadi Kanal Penyelesaian Persoalan Rakyat

24 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Viva Yoga Targetkan PAN Gresik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

18 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Polres Semarang Distribusikan 60 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Kemitir

13 Agustus 2026 - 06:59 WIB

Semarang Zoo Dorong Kesadaran Konservasi Lewat Peringatan Hari Gajah Sedunia

12 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Trending di KABAR JATENG