SEMARANG, Kabarjateng.id – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Klenteng Sam Poo Kong, Semarang, Sabtu (14/2/2026).
Kunjungan kerja itu untuk memastikan kesiapan puncak perayaan “Imlek Vaganza Harmoni Nusantara 2026” pada Minggu (15/2).
Kehadiran Wapres Gibran juga pas dalam kondisi hujan deras yang sempat mengguyur Kota Semarang dan membatasi sejumlah atraksi luar ruang, termasuk pertunjukan barongsai.
Meski demikian, agenda peninjauan tetap berjalan dengan fokus pada kesiapan panggung utama, ornamen lampion, hingga kondisi bangunan cagar budaya pada area klenteng.
Dalam peninjauan itu, Wapres Gibran terlihat mencermati detail dekorasi serta infrastruktur pendukung acara.
Pembina Yayasan Klenteng Sam Poo Kong, Mulyadi Setiakusuma, menyampaikan bahwa Wapres memberi perhatian khusus terhadap salah satu gedung yang selama ini belum berfungsi secara optimal.
“Luar biasa sekali bagi kami, seorang Wakil Presiden mau datang dan menyatakan siap membantu terkait gedung yang mangkrak itu,” ujar Mulyadi.
Menurutnya, dalam dialog singkat, Wapres Gibran juga menitipkan pesan agar nilai toleransi dan kebersamaan. Tema “Harmoni Nusantara” sangat selaras dengan semangat kebhinekaan Indonesia.
“Pesan beliau kepada kami adalah agar hal-hal seperti ini tetap ada.
Indonesia ini terdiri dari berbagai macam suku dan bahasa, namun semua harus bisa bersama-sama merayakan kebudayaannya masing-masing dan saling men-support satu sama lain,” ungkap Mulyadi.
Jadwal Dimajukan untuk Hormati Ramadan
Panitia memutuskan memajukan puncak acara ke Minggu (15/2) sebagai bentuk penghormatan kepada umat Muslim yang akan bersiap menyambut awal Ramadan pada 18 Februari mendatang.
“Kami menghormati umat Muslim yang akan mempersiapkan awal ibadah Ramadan,” tambah Mulyadi.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menilai kunjungan Wapres akan berdampak signifikan terhadap promosi pariwisata daerah.
Ia optimistis gaung acara akan meluas hingga tingkat nasional bahkan internasional.
“Jika level Wapres sudah hadir, sebentar lagi klenteng ini pasti ramai luar biasa. Dampaknya jelas positif bagi sektor pariwisata Kota Semarang,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat menghadiri puncak perayaan yang akan ada penampilan penyanyi Krisdayanti.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menilai antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa perayaan budaya dapat berjalan seiring dengan nilai religius dan ekonomi daerah.
“Masyarakat sangat antusias. Secara tidak langsung, ini adalah bentuk ibadah sekaligus pelestarian budaya yang memberikan kontribusi besar bagi daerah,” tegasnya.
Doa Lintas Agama dan Kolaborasi Budaya
Rangkaian “Imlek Vaganza Harmoni Nusantara 2026” akan berlangsung sejak pagi hingga malam hari.
Agenda meliputi doa bersama lintas agama, pertunjukan seni kolaboratif Indonesia–Tionghoa, hingga penampilan lagu-lagu bernuansa kebersamaan lintas iman.
Panitia juga memastikan koordinasi teknis, termasuk kesiapan panggung terbuka dan tamu undangan dari sejumlah konsulat negara sahabat, guna mendukung kelancaran acara.
Kunjungan kerja Wapres tidak hanya meninjau kesiapan seremoni, tetapi juga mempertegas komitmen pemerintah dalam merawat toleransi.
Selain itu juga memperkuat pelestarian cagar budaya, dan mendorong pariwisata berbasis kearifan lokal di Jawa Tengah. (Whs)






