SEMARANG, Kabarjateng.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah menggelar tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan HPN tingkat provinsi sekaligus HUT ke-80 PWI. Kegiatan berlangsung di Gedung Pers PWI Jateng, Jalan Tri Lomba Juang Nomor 10, Kota Semarang, Senin (9/2/2026).
Mengangkat tema “Menyehatkan Peran Kontrol Sosial untuk Memperkuat Kemerdekaan Pers”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan bahwa pers tetap memiliki posisi strategis sebagai pilar demokrasi dan pengawal kepentingan masyarakat.
Acara dihadiri berbagai unsur pemerintah, TNI-Polri, lembaga mitra, serta insan pers.
Di antaranya perwakilan Dinas Komunikasi, Informasi dan Digital Provinsi Jawa Tengah, Baznas Jateng, Polda Jateng, Kodam IV/Diponegoro, Pemerintah Kota Semarang, Bank Indonesia, hingga manajemen PLN UID Jateng-DIY. Turut hadir jajaran PWI Jateng, IKWI, dan SIWO PWI Jateng.
Mewakili Dinas Komunikasi Informasi dan Digital Jateng, Kabid Komunikasi Publik dan Media Enrico Adrian Ramandha menegaskan pentingnya peran wartawan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Ia menekankan komitmen pemerintah daerah untuk terus membuka ruang komunikasi yang sehat dengan insan pers.
“Wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang. Kami siap mendukung kerja jurnalistik yang bermanfaat bagi publik,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga PWI Jateng, Hery Pamungkas mewakili Ketua PWI Jateng, mengingatkan bahwa industri pers tengah menghadapi tantangan besar akibat disrupsi digital.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar media tetap relevan dan mampu bertahan.
“Pers kini berada di tengah perubahan besar. Teknologi boleh berkembang, tetapi nilai keberpihakan pada kebenaran dan keadilan tetap menjadi tugas utama wartawan,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kecerdasan buatan tidak dapat menggantikan peran jurnalis dalam mengawal fakta di lapangan.
Perwakilan Kapolda Jawa Tengah melalui Kabid Humas Kombes Pol. Artanto menyampaikan apresiasi atas kontribusi pers dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia menilai hubungan harmonis antara Polri dan media menjadi fondasi penting dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan menyejukkan.
“Pers bukan sekadar peliput berita, tetapi mitra strategis dalam menjaga kondusivitas. Sinergi yang sudah terbangun diharapkan terus diperkuat,” ujarnya.
Rangkaian tasyakuran ditandai pemotongan tumpeng bersama wartawan senior sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka.
Selain itu, disalurkan pula santunan dan tali asih dari Baznas Jateng, PLN UID Jateng-DIY, dan Kokola Semarang.
Kegiatan juga diisi sosialisasi program Cinta Bangga dan Paham (CBP) Rupiah oleh Bank Indonesia Jawa Tengah untuk meningkatkan pemahaman wartawan terhadap pentingnya menjaga nilai mata uang nasional.
Ketua HPN Tingkat Jateng 2026, Alkomari, menjelaskan bahwa tasyakuran menjadi bagian awal dari rangkaian peringatan HPN dan HUT ke-80 PWI.
Ia menambahkan, puncak resepsi HPN Jateng 2026 akan digelar di Kabupaten dan Kota Tegal pada 13–15 Februari mendatang dengan mengundang Gubernur Jawa Tengah serta sejumlah kepala daerah.
Peringatan HPN 2026 PWI Jawa Tengah mendapat dukungan luas dari pemerintah daerah, institusi negara, dunia usaha, lembaga pendidikan, hingga berbagai organisasi mitra.
Kegiatan tasyakuran juga semakin semarak dengan pembacaan puisi oleh perwakilan SIWO dan pengurus PWI Jateng, menambah nuansa reflektif dalam peringatan Hari Pers Nasional tahun ini.
Editor: Mualim







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.