Menu

Mode Gelap
 

Olahraga

Atlet Para Jateng Sumbang 116 Medali di ASEAN Para Games XIII Thailand

badge-check


					Atlet Para Jateng Sumbang 116 Medali di ASEAN Para Games XIII Thailand Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Kontingen Indonesia dari atlet para Jateng menorehkan prestasi membanggakan pada ASEAN Para Games ke-13 Thailand tahun 2025.

Tim Merah Putih menutup ajang itu dengan perolehan 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu, sekaligus mengamankan posisi runner-up klasemen akhir.

Kontribusi besar ini datang dari atlet-atlet paralimpiade asal Jawa Tengah (Jateng).

Mereka berhasil menyumbangkan total 116 medali, meliputi 44 emas, 34 perak, dan 38 perunggu.

Capaian ini setara dengan 32,52 persen dari total raihan medali Indonesia.

Melampaui Target

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Tengah, M Masrofi, menyebut kontribusi atlet para Jateng telah melampaui target.

Sejak awal, Jawa Tengah (Jateng) menyumbang sekitar 30 persen dari total perolehan medali nasional.

“Alhamdulillah, atlet Jateng mampu melampaui target. Total ada 116 medali, dengan kontribusi 32 persen capaian nasional,” ujar Masrofi saat dari ruang kerjanya, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, dari 16 cabang olahraga, atlet Jateng mampu menyumbang medali secara merata.

Sejumlah cabang olahraga yang menjadi lumbung emas antara lain Blind Judo, Para Powerlifting, Para Swimming, Para Cycling, Para Badminton, Para Athletics, Boccia, Para Chess, Para Table Tennis, hingga Para Fencing.

Menurut Masrofi, pencapaian merupakan hasil dari pembinaan berkelanjutan yang selama ini dilakukan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI), khususnya melalui pusat pelatihan Kota Surakarta.

Ke depan, pemerintah juga berencana mengembangkan pusat pembinaan atlet paralimpiade nasional dari kawasan Dlingan, Kabupaten Karanganyar.

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tentu akan memberikan apresiasi kepada para atlet yang berprestasi di ASEAN Para Games. Penyerahan penghargaan rencananya oleh Gubernur Ahmad Luthfi, sementara besaran apresiasi masih dalam tahap perumusan,” jelasnya.

Masrofi berharap keberhasilan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemprov Jateng, NPCI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam pembinaan atlet disabilitas.

Ia juga berharap prestasi tersebut dapat memunculkan semangat baru serta melahirkan atlet-atlet paralimpiade potensial di masa mendatang.

“Kami ingin menyampaikan pesan kepada teman-teman disabilitas agar terus percaya diri dan tidak pernah menyerah. Pemerintah tidak membeda-bedakan. Siapa pun yang ingin berkarya dan berprestasi akan kami dukung sepenuhnya,” tutupnya. (dkp)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Jateng Raih Peringkat Tiga Layanan Investasi Nasional, Ahmad Luthfi Dorong Strategi Jemput Bola

17 September 2026 - 13:08 WIB

Mural di Benteng Ambarawa Jadi Media Edukasi Lalu Lintas, 10 Seniman Ikut Berkolaborasi

17 September 2026 - 13:00 WIB

Unwahas Rancang Alat Peraga Sirkumsisi, Tekan Ketergantungan Produk Impor

17 September 2026 - 12:40 WIB

Berawal dari Teguran, Keributan Rombongan Punk di Tengaran Berakhir Damai

17 September 2026 - 09:05 WIB

Soroti Penghentian KKMP Sampangan, Dr. Edi Pranoto: Koperasi KDMP Harus Kembali ke Kedaulatan Anggota, Bukan Etalase Korporasi

16 September 2026 - 19:19 WIB

Hari Ozon Sedunia, Bandara Ahmad Yani Terapkan Teknologi Ramah Lingkungan

16 September 2026 - 18:12 WIB

Trending di KABAR JATENG