Menu

Mode Gelap
 

Kabar Brebes

Banjir Besar Landa Bumiayu, Pemkab Brebes Bangun Sodetan Sungai untuk Cegah Dampak Lebih Luas

badge-check


					Banjir Besar Landa Bumiayu, Pemkab Brebes Bangun Sodetan Sungai untuk Cegah Dampak Lebih Luas Perbesar

BREBES, Kabarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Brebes melakukan langkah cepat dalam merespons bencana banjir besar yang melanda wilayah selatan Brebes akibat cuaca ekstrem.

Salah satu upaya darurat yang dilakukan yakni menurunkan dua unit alat berat untuk membangun sodetan sungai di Kecamatan Bumiayu guna mengantisipasi luapan air susulan.

Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang mengguyur wilayah Brebes bagian selatan sejak Jumat dini hari (23/1/2026).

Kondisi tersebut memicu terjadinya berbagai bencana hidrometeorologi di sejumlah kecamatan, di antaranya Sirampog, Bumiayu, dan Paguyangan.

Berdasarkan data sementara, kejadian mulai terpantau sekitar pukul 05.15 WIB dan berlangsung hingga sore hari.

Bencana yang terjadi meliputi banjir bandang, longsor, pergerakan tanah, hingga pohon tumbang.

Akibatnya, puluhan rumah warga mengalami kerusakan, termasuk sejumlah fasilitas umum dan infrastruktur jalan.

Kecamatan Bumiayu tercatat sebagai wilayah dengan dampak paling parah. Luapan air Kali Keruh menyebabkan kerusakan serius pada jalan kabupaten Adisana–Cilibur.

Badan jalan terkikis arus deras, sementara talud penahan jalan sepanjang kurang lebih 30 meter dengan ketinggian sekitar lima meter mengalami kerusakan berat.

Di Desa Dukuhturi, dampak banjir dirasakan langsung oleh warga. Di wilayah Dukuh Kalker RT 05 RW 01, tiga rumah dilaporkan hanyut terbawa arus, tiga rumah lainnya rusak berat, dan tiga rumah dalam kondisi terancam.

Sejumlah warga terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kerusakan serupa juga terjadi di RT 01 RW 01 Desa Dukuhturi, dengan tujuh rumah rusak berat atau hanyut, serta empat rumah berada dalam status rawan. Sementara itu, di Desa Kalierang, Dukuh Krajan I RT 01 RW 01, sedikitnya 11 rumah warga terdampak luapan banjir.

Wakil Bupati Brebes Wurja, SE, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes Dr. Tahroni meninjau langsung lokasi terdampak pada Sabtu (24/1/2026).

Peninjauan dilakukan bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memastikan langkah penanganan berjalan optimal.

Dalam tinjauan tersebut, Pemkab Brebes memutuskan melakukan penanganan darurat dengan membangun sodetan alur sungai menggunakan alat berat.

Langkah ini dilakukan untuk mengalihkan arus air agar tidak kembali menghantam tebing sungai maupun permukiman warga di sekitarnya.

Selain fokus pada penanganan teknis, pemerintah daerah juga melakukan pendataan kerusakan serta kebutuhan dasar warga terdampak.

Masyarakat diminta tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi dalam waktu dekat. (wb)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kebakaran Hebat Terjang Pasar Modern BSB, Diduga Berawal dari Tabung Gas Bocor

26 Juli 2026 - 13:00 WIB

Festival Tongtek Kabumi Desa Bringin Jepara Berlangsung Meriah

26 Juli 2026 - 09:51 WIB

Asri FC Juara Wurja Cup Jilid I 2026 Usai Taklukkan PGRI Paguyangan FC 2-1 di Laga Final

26 Juli 2026 - 09:44 WIB

Polsek Adiwerna Gencarkan Edukasi Anti-Bullying, Ratusan Siswa SDN 1 Penarukan Diberi Pemahaman Sejak Dini

25 Juli 2026 - 21:18 WIB

Ahmad Luthfi Dorong IWAPI Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kerakyatan dan UMKM Naik Kelas

25 Juli 2026 - 20:08 WIB

RSU Siti Asiyah Bumiayu Hadirkan Layanan Dokter Spesialis Gratis Melalui Program SPELING

25 Juli 2026 - 18:54 WIB

Trending di Daerah