Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 14 Jan 2026 11:19 WIB

Pemprov Jateng Respons Cepat Dugaan Keracunan Program MBG di Grobogan


					Pemprov Jateng Respons Cepat Dugaan Keracunan Program MBG di Grobogan Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat menindaklanjuti dugaan kasus keracunan yang berkaitan dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) di Kabupaten Grobogan.

Penanganan dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan sejumlah instansi terkait guna memastikan penyebab kejadian dapat terungkap secara menyeluruh.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah telah melakukan investigasi mendalam untuk menelusuri sumber dugaan keracunan tersebut.

Pemeriksaan difokuskan pada seluruh rantai penyediaan makanan, mulai dari pengadaan bahan baku, proses pengolahan, hingga pendistribusian dan penyajian kepada para penerima manfaat.

“Dinas Kesehatan sedang melakukan asesmen secara komprehensif untuk memastikan penyebab kejadian ini. Kami berharap seluruh warga yang masih menjalani perawatan dapat segera pulih, serta tidak terjadi dampak yang lebih serius,” ujar Sumarno di Semarang, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, evaluasi juga mencakup ketepatan waktu pengolahan makanan serta penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan.

Aspek higienitas menjadi perhatian utama agar kualitas makanan yang disajikan benar-benar sesuai dengan ketentuan kesehatan.

Selain fokus pada penanganan medis korban, Pemprov Jateng turut memperkuat koordinasi lintas sektor.

Badan Gizi Nasional (BGN) dilibatkan secara aktif bersama Dinas Kesehatan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program MBG, termasuk penentuan langkah-langkah lanjutan sesuai dengan kewenangan masing-masing lembaga.

“Untuk tindak lanjut program maupun hal-hal yang berkaitan dengan sanksi, itu menjadi kewenangan Badan Gizi Nasional. Sejak pagi, BGN sudah melakukan pembahasan bersama Dinas Kesehatan terkait kasus ini,” jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan hingga Selasa (13/1/2026) pukul 06.00 WIB, jumlah warga yang terdampak dugaan keracunan tercatat sebanyak 803 orang.

Dari total tersebut, 688 orang telah dinyatakan pulih, sementara 115 orang lainnya masih menjalani perawatan dan berada dalam pemantauan intensif tenaga medis.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menjamin keselamatan dan kesehatan penerima manfaat Program Makan Bergizi.

Kejadian ini akan dijadikan bahan evaluasi penting guna memperkuat pengawasan serta standar keamanan pangan agar program nasional tersebut dapat berjalan lebih optimal dan aman ke depannya. (di)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polres Kendal Rotasi Jabatan Strategis, Kapolres Tekankan Adaptasi dan Kinerja Personel

24 April 2026 - 15:37 WIB

Wisata Agro Kian Berkembang, PADI Ditarget Masuk Kalender Pariwisata Jateng 2027

24 April 2026 - 15:13 WIB

Tujuh Anak di Kudus Terlibat Pencurian Tutup Drainase, Polisi Lakukan Pembinaan

24 April 2026 - 14:55 WIB

Sinergi Polri dan Forkopimda, Aksi “Jepara Menanam” Hidupkan Kepedulian Lingkungan di Batealit

24 April 2026 - 14:41 WIB

Jateng–Aceh Perkuat Sinergi Ekonomi, Kerja Sama Tembus Rp 1,06 Triliun

24 April 2026 - 10:20 WIB

Truk Hino Hantam Pick Up di Jalur Blora – Cepu, Polisi: Tidak Ada Korban Jiwa 

24 April 2026 - 10:10 WIB

Trending di Daerah