TEGAL, Kabarjateng.id – Kepolisian Resor Tegal terus menunjukkan komitmennya dalam pembinaan generasi muda. Salah satunya melalui kehadiran Wakapolres Tegal, Kompol M. Iskandarsyah, S.P., S.I.K., M.M., yang bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMK Negeri 2 Slawi, Senin (12/1/2026).
Upacara tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh Kepala SMK Negeri 2 Slawi Indah Eko Cahyani, S.Pd., M.Pd., jajaran wakil kepala sekolah, para guru, serta seluruh siswa dan siswi.
Kehadiran jajaran Polres Tegal ini menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter dan pencegahan kenakalan remaja di lingkungan pendidikan.
Dalam amanatnya, Kompol M. Iskandarsyah menyampaikan pesan Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., bahwa Polri memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendampingi proses pembentukan karakter pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Ia menegaskan pentingnya peran pelajar dalam menjaga ketertiban dan keamanan, khususnya dengan menjauhi aksi tawuran yang kerap merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Menurutnya, tawuran tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum yang berdampak panjang terhadap masa depan para pelajar.
Selain itu, Wakapolres Tegal juga menekankan pentingnya kesadaran berlalu lintas sejak dini.
Para siswa diingatkan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memenuhi ketentuan usia dan kelengkapan administrasi.
“Pelajar hari ini adalah pemimpin masa depan. Fokuslah pada pendidikan, raih cita-cita setinggi mungkin, dan jauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa depan kalian,” pesan Wakapolres Tegal di hadapan peserta upacara.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh siswa untuk menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, berintegritas, serta mampu menjaga nama baik keluarga dan sekolah.
Pada kesempatan yang sama, Polres Tegal turut menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik atas dedikasi mereka dalam membimbing dan mendidik siswa.
Sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan aparat kepolisian dinilai penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan pembinaan di sekolah ini merupakan bagian dari langkah preventif Polres Tegal dalam menanamkan kesadaran hukum sejak usia dini.
Melalui pendekatan edukatif, diharapkan para pelajar dapat menjadi agen perubahan yang menjunjung disiplin, menjauhi tawuran, serta turut menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. (Supriyadi)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.