Menu

Mode Gelap
 

Kabar Jawa Tengah · 9 Jan 2026 18:17 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Resmikan Taman dan Monumen RM Bambang Soeprapto di Semarang


					Gubernur Ahmad Luthfi Resmikan Taman dan Monumen RM Bambang Soeprapto di Semarang Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Hujan yang turun ringan tak menyurutkan jalannya peresmian Taman dan Monumen Raden Mas (RM) Bambang Soeprapto di kawasan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (9/1/2026).

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara langsung menandatangani prasasti peresmian monumen yang didedikasikan untuk mengenang salah satu pejuang kemerdekaan asal Jawa Tengah tersebut.

Monumen berupa patung setinggi kurang lebih 10 meter itu berdiri kokoh di tengah taman.

Sosoknya digambarkan tegas dan berwibawa, mencerminkan semangat juang serta pengabdian tanpa pamrih yang diharapkan dapat menjadi teladan bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.

Perwakilan keluarga ahli waris, Haryono Eddyarto, menyampaikan bahwa peresmian taman dan monumen ini memiliki makna mendalam bagi keluarga besar RM Bambang Soeprapto.

Menurutnya, kehadiran monumen tersebut bukan hanya untuk mengenang sosok ayah dan kepala keluarga, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan seorang pejuang bangsa.

“Bagi keluarga, ini bukan sekadar peresmian monumen, tetapi momen untuk mengenang jasa seorang pejuang yang rela mempertaruhkan nyawanya demi kemerdekaan Indonesia,” ujar Haryono dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan taman dan monumen ini tidak dimaksudkan untuk mengkultuskan satu figur.

Sebaliknya, tempat tersebut diharapkan menjadi ruang edukasi sejarah sekaligus sumber inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda agar memiliki karakter kuat, cinta tanah air, dan mampu beradaptasi dengan perubahan.

Taman RM Bambang Soeprapto dibangun di atas lahan seluas 70 x 24 meter.

Patung monumen merupakan karya pematung Heru Joning Siswanto, sementara desain taman dirancang oleh Seno Aditya dan M. Danar Sasmito.

Seluruh pembangunan didanai secara swadaya oleh keluarga ahli waris, sedangkan pengelolaan dan perawatan taman selanjutnya akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Semarang.

Di sejumlah titik taman, pengunjung dapat membaca informasi sejarah perjuangan RM Bambang Soeprapto, mulai dari kiprahnya pada masa revolusi hingga perannya sebagai salah satu tokoh penting dalam cikal bakal Satuan Brimob.

Gubernur Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa gagasan pembangunan monumen ini muncul ketika keluarga ahli waris menyampaikan aspirasi saat dirinya masih menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah.

Proses koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemkot Semarang, berlangsung sekitar satu tahun hingga akhirnya monumen dapat diresmikan.

“Ini adalah tetenger sejarah yang harus kita rawat bersama. Di tempat inilah pernah terjadi Pertempuran Lima Hari di Semarang yang dipimpin salah satu putra terbaik Jawa Tengah,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk terus memperjuangkan pengusulan RM Bambang Soeprapto sebagai Pahlawan Nasional.

Meski telah beberapa kali diajukan dan belum berhasil, Pemprov Jateng memastikan upaya tersebut akan terus dilanjutkan.

“Kami tidak akan berhenti berjuang agar RM Bambang Soeprapto mendapatkan pengakuan sebagai Pahlawan Nasional,” pungkasnya.

 

Editor: Mualim

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Langkah Tegas Agustina, Semarang Night Carnival Dibatalkan Demi Keselamatan Warga

3 Mei 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Luthfi Temui Massa May Day, Serap Aspirasi dan Siapkan Solusi untuk Buruh Jateng

2 Mei 2026 - 15:09 WIB

Saat Soeharto Tak Ingin Menjadi Presiden

2 Mei 2026 - 14:30 WIB

May Day 2026 di Ungaran, Ahmad Luthfi Tegaskan Buruh Jadi Pilar Utama Ekonomi Jateng

2 Mei 2026 - 08:33 WIB

Ahmad Luthfi Gandeng TNI, Jateng Ubah Gunungan Sampah Jadi Energi Alternatif

2 Mei 2026 - 08:03 WIB

Pemprov Jateng Dukung Penuh Raperda Pelayanan Publik

2 Mei 2026 - 07:32 WIB

Trending di KABAR JATENG