JEPARA, Kabarjateng.id – Menyambut momentum libur Natal 2025 serta Tahun Baru 2026, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jepara meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan angkutan umum melalui kegiatan ramp check atau pemeriksaan kelaikan jalan.
Langkah ini dilaksanakan sebagai bagian dari Operasi Lilin Candi 2025, yang bertujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Jepara.
Pemeriksaan berlangsung pada Jumat (26/12/2025) di Garasi Bus Sahaalah, Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Jepara.
Kegiatan ini dilakukan secara terpadu oleh Satlantas Polres Jepara bersama Dinas Perhubungan serta Sidokkes Polres Jepara yang turut memberikan layanan pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi dan awak bus.
Dalam agenda tersebut, petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi teknis kendaraan. Pemeriksaan difokuskan pada mesin, fungsi rem, sistem penerangan atau lampu, kondisi ban, klakson, hingga kelengkapan wiper.
Selain aspek teknis, petugas turut memeriksa kelengkapan administrasi seperti surat kendaraan dan dokumen SIM pengemudi untuk memastikan setiap unit bus memenuhi persyaratan operasional dan benar-benar laik jalan sebelum mengangkut penumpang.
Tidak hanya sebatas pemeriksaan fisik, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada para sopir agar senantiasa menjaga disiplin dalam berlalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta menghormati pengguna jalan lainnya.
Pengemudi juga diingatkan agar tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi tubuh sedang kurang sehat, serta menghindari penggunaan ponsel ketika mengemudi demi mencegah risiko kecelakaan.
Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara, Ipda Eko Adi Prayitno selaku Kasatgas Humas Operasi Lilin Candi 2025, menyampaikan bahwa kegiatan ramp check merupakan bentuk pencegahan dini terhadap potensi kecelakaan, terutama pada periode padat mobilitas masyarakat.
“Ramp check menjadi salah satu upaya yang kami lakukan untuk memastikan armada transportasi umum yang beroperasi selama Nataru berada dalam kondisi aman dan siap digunakan. Dengan ini kami berharap angka kecelakaan dapat ditekan dan masyarakat merasa aman menggunakan transportasi darat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ipda Eko menambahkan bahwa agenda tersebut juga menjadi sarana sosialisasi mengenai pelaksanaan Operasi Lilin Candi kepada masyarakat.
Kehadiran polisi, instansi pemerintah, dan tenaga kesehatan diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya dan memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan.
“Harapan kami, masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kegiatan ini, baik dalam bentuk layanan pengamanan maupun edukasi tentang tertib berlalu lintas. Tujuan akhirnya adalah terciptanya perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh penumpang,” pungkasnya. (ks)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.