Menu

Mode Gelap
 

Kabar Banjarnegara · 17 Nov 2025 19:22 WIB

Evakuasi Korban Longsor Situkung Dipercepat, Gubernur Ahmad Luthfi Ingatkan Ancaman Longsor Susulan


					Evakuasi Korban Longsor Situkung Dipercepat, Gubernur Ahmad Luthfi Ingatkan Ancaman Longsor Susulan Perbesar

BANJARNEGARA, Kabarjateng.id – Musibah tanah longsor menimpa wilayah Kabupaten Banjarnegara pada Minggu (16/11/2025) setelah hujan deras mengguyur kawasan perbukitan selama hampir tiga jam.

Tebing tinggi di area hutan pinus Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, ambruk dan membawa material lumpur, batu, serta kayu hingga menerjang permukiman warga yang berada di lereng bawah.

Longsoran dengan estimasi luas sekitar 100 x 100 meter tersebut menghantam rumah-rumah di RT 1 hingga RT 4 RW 03. Sejumlah bangunan rusak parah akibat terjangan material tebing yang turun secara tiba-tiba.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah melaporkan bahwa hingga Senin (17/11) pagi, tercatat 823 jiwa terpaksa mengungsi dan ditampung sementara di halaman Kantor Kecamatan Pandanarum.

Dua orang dinyatakan meninggal dunia, masing-masing satu korban yang wafat di RSUD Banjarnegara dan satu korban lainnya ditemukan di sekitar lokasi longsor pada pukul 07.48 WIB.

Upaya pencarian dan evakuasi masih berlangsung. Puluhan warga dilaporkan belum ditemukan dan diduga masih berada di kawasan hutan saat bencana terjadi.

Tim SAR, dibantu unsur BPBD kabupaten dan provinsi, TNI-Polri, relawan, serta jajaran Forkopimcam, terus melakukan penyisiran secara manual maupun menggunakan alat berat sesuai kondisi lapangan.

Sejumlah sarana penanganan darurat telah didirikan, seperti tenda pengungsian, dapur umum, pos kesehatan, serta pusat informasi bencana.

BPBD juga menyalurkan berbagai kebutuhan mendesak, mulai dari logistik makanan, selimut, matras, paket kebersihan, perlengkapan keluarga, perlengkapan anak, air mineral, hingga perangkat pendukung administrasi posko seperti laptop, printer, dan ATK.

Assessment lanjutan terus dilakukan di area terdampak. Kondisi tebing yang masih labil membuat seluruh tim diminta meningkatkan kewaspadaan karena potensi longsor susulan masih tinggi, terlebih intensitas hujan belum menunjukkan tanda-tanda menurun.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memastikan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan secara terpadu sejak laporan pertama diterima.

Ia menyebut bahwa terdapat sekitar 800 warga terdampak dan sebagian lainnya masih belum ditemukan.

“Informasi awal menyebutkan ada sekitar 26 warga yang masih berada di area hutan saat kejadian. Kami bersama TNI, Basarnas, dan BNPB melakukan pencarian secara terstruktur by name by address dan membangun klaster pengungsi, logistik, sarpras, serta kesehatan agar penanganan lebih terarah,” tegasnya.

Pemprov Jateng juga telah menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp 700 juta untuk Banjarnegara, selain dukungan sebelumnya yang dikirim ke Kabupaten Cilacap.

Di samping itu, data BPBD menunjukkan bahwa bantuan dari OPD dan BUMD Jateng yang telah masuk mencapai Rp 385,48 juta, terdiri dari logistik Dinas Sosial, bantuan pangan dari Dinas Ketahanan Pangan, obat-obatan dari Dinas Kesehatan, serta bantuan dari BPR BKK Mandiraja, Bank Jateng, dan BPBD Provinsi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mengalokasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 450 juta untuk penanganan rumah warga yang rusak berat maupun hilang tertimbun.

Gubernur Luthfi mengimbau warga untuk tetap siaga menghadapi potensi bencana, terutama di wilayah dengan kerawanan gerakan tanah yang tinggi.

“Jawa Tengah ini memiliki banyak titik rawan longsor seperti Batang, Kendal, Wonosobo, Banjarnegara, Brebes–Bumiayu, Magelang, dan Temanggung. Diperlukan upaya pencegahan lebih dini untuk menekan risikonya,” ujar Luthfi.

Ia menambahkan, Pemprov akan menggelar rapat terbatas guna memperkuat strategi mitigasi bencana dalam jangka menengah dan panjang. (ajp)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Bandara Ahmad Yani Semarang Salurkan 1.000 Paket Sembako di Bulan Ramadan

14 Maret 2026 - 10:34 WIB

Basarnas Semarang Dirikan Posko Siaga SAR Lebaran 2026, Tim Rescue Siaga 24 Jam di GT Kalikangkung

14 Maret 2026 - 09:42 WIB

Safari Ramadan Pangdam IV/Diponegoro Pererat Kebersamaan di Rindam

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Percakapan tentang Hidup Menghangat di Orlen Heritage

14 Maret 2026 - 06:48 WIB

Polres Semarang Gelar Pasar Murah, Salurkan 22 Ton Beras SPHP untuk Warga

14 Maret 2026 - 06:17 WIB

Peringati Nuzulul Qur’an, Polres Semarang Bersama Forkopimda Bagikan Ratusan Takjil

14 Maret 2026 - 05:52 WIB

Trending di Daerah