Menu

Mode Gelap
 

Headline · 6 Nov 2025 07:08 WIB

Korban Terakhir Mahasiswa KKN UIN Walisongo yang Hanyut di Sungai Jolinggo Akhirnya Ditemukan


					Korban Terakhir Mahasiswa KKN UIN Walisongo yang Hanyut di Sungai Jolinggo Akhirnya Ditemukan Perbesar

KENDAL, Kabarjateng.id – Upaya pencarian intensif yang dilakukan tim SAR gabungan terhadap korban terakhir insiden hanyut di Sungai Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, akhirnya membuahkan hasil.

Mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang bernama Nabila Yulian Dessi Pramesti (21) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 10 kilometer dari lokasi awal kejadian, pada Rabu (5/11/2025) malam pukul 21.50 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Semarang, Budiono, membenarkan penemuan tersebut.

“Kami menerima laporan dari BPBD Kendal bahwa ada warga yang melihat sesosok jenazah di sekitar aliran sungai. Setelah tim kami melakukan pengecekan, dipastikan bahwa korban tersebut adalah Nabila, mahasiswa yang selama ini masih dalam pencarian,” jelas Budiono.

Dengan ditemukannya korban terakhir, seluruh enam mahasiswa KKN UIN Walisongo yang hanyut akibat arus deras Sungai Jolinggo kini telah berhasil ditemukan.

Sebelumnya, di hari yang sama, dua korban lain atas nama Bima Pranawira dan Muhammad Jibril Asyarafi juga ditemukan dalam jarak 150 meter dan 3,5 kilometer dari lokasi kejadian (LKK).

Budiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian.

“Kami berterima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan yang telah bekerja tanpa lelah hingga semua korban ditemukan. Semoga musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih waspada, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai pada musim penghujan,” ujarnya.

Seperti diketahui, tragedi ini bermula saat 15 mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Getas, Singorojo, bermain air di Sungai Jolinggo pada Selasa (4/11/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.

Saat sedang bersantai, tiba-tiba debit air sungai meningkat drastis akibat hujan deras di hulu.

Sebanyak sembilan mahasiswa berhasil menyelamatkan diri, namun enam lainnya terseret derasnya arus. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha memberikan pertolongan dan menghubungi tim SAR.

Dalam proses pencarian, tiga korban berhasil ditemukan di sekitar lokasi, sementara tiga lainnya baru ditemukan setelah operasi penyisiran dilakukan sepanjang hari hingga malam.

Berikut data enam korban meninggal dunia akibat insiden tersebut:

  1. Riska Amelia (21), asal Desa Penusuban, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang
  2. Nabila Yulian Dessi Pramesti (21), asal Desa Majasari, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro
  3. Syifa Nadilah (21), asal Desa Warungpring, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang
  4. Muhammad Jibril Asyarafi (21), asal Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara
  5. Bima Pranawira (21), asal Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik
  6. Muhammad Labib Rizqi (21), asal Kelurahan Noyonta Antasari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan

Dengan berakhirnya pencarian ini, operasi SAR resmi ditutup. Namun duka mendalam masih menyelimuti keluarga besar UIN Walisongo dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan KKN tersebut. (ra)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Mangkunegaran Run 2026 Libatkan 7.750 Pelari, Pariwisata dan UMKM Jateng Makin Bergeliat

3 Mei 2026 - 20:25 WIB

Polri Jaga Ketat Final Voli Pordus Ngadirojo

3 Mei 2026 - 18:23 WIB

Jallu Law School Perkuat SDM Hukum, Luncurkan 7 Modul Pelatihan Strategis

3 Mei 2026 - 16:34 WIB

Hardiknas 2026 di Jateng, Ahmad Luthfi Dorong Sekolah Tani Jadi Pilar Ketahanan Pangan

3 Mei 2026 - 11:21 WIB

Kapolres Demak Apresiasi Kondusivitas May Day, Warga Tunjukkan Kedewasaan dalam Menyampaikan Aspirasi

3 Mei 2026 - 09:36 WIB

Kapolres Demak Cup 2026 Jadi Panggung Strategi Pelajar di Dunia E-Sport

3 Mei 2026 - 07:29 WIB

Trending di Daerah