TEGAL, Kabarjateng.id – Ratusan warga Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, berbondong-bondong mendatangi Kantor Kepala Desa, Pada Jumat malam (31/10). Kedatangan warga untuk memprotes Kepala Desa agar transparan dalam mengelola anggaran.
Aksi yang dikemas dalam bentuk diskusi terbuka tersebut dihadiri oleh Kapolsek Talang, Danramil Talang, Pemerintah Desa Kaladawa, serta warga dan tokoh masyarakat Desa Kaladawa.
Dalam diskusi terbuka tersebut, masyarakat menagih janji dan meminta keterbukaan pemerintah desa dalam mengelola anggaran.
Huda selaku koordinator pemuda Desa Kaladawa mengatakan, kehadirannya warga menuntut adanya keterbukaan terkait pengelolaan Dana Desa yang selama ini dianggap kurang transparan.
“Masyarakat hanya ingin pihak pemerintah desa transparan dalam penggunaan dana desa, jangan sampai proyek dikerjakan oleh kades apalagi sampai mark-up anggaran,” terang Huda.
Ia juga berharap setelah adanya diskusi yang telah disepakati bersama bisa komitmen dilaksanakan.
“Kalau perjanjian dilanggar kami siap melakukan aksi besar-besaran dengan massa yang lebih dari malam ini,” imbuh Huda.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Kaladawa, Taslikhin, ketika ditemui awak media, Sabtu (01/11) menanggapi adanya kritik dari masyarakat itu suatu hal yang wajar, itu semua bagian dari demokrasi. Dirinya mengatakan tidak pernah mengintimidasi warga yang menyampaikan pendapat.
“Silahkan berpendapat, Saya juga siap di kritik tp harus sesuai jalur, karena kita hidup di negara hukum,” tegas Taslikhin.
Taslikhin juga menambahkan, terkait keterbukaan anggaran Dana Desa, pihak pemerintah desa juga sudah membuat spanduk APBDes yang terpampang di beberapa titik, bahkan juga bisa dilihat lewat website resmi Desa Kaladawa.
“Masalah proyek desa, kalau dananya sudah turun yang kami pasti langsung kerjakan,” pungkasnya. (Supriyadi)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.