Menu

Mode Gelap
 

Headline · 28 Okt 2025 19:16 WIB

KAI Daop 4 Siagakan Petugas dan Lokomotif Diesel Hidrolik Hadapi Genangan di Jalur Semarang Tawang – Alastua


					KAI Daop 4 Siagakan Petugas dan Lokomotif Diesel Hidrolik Hadapi Genangan di Jalur Semarang Tawang – Alastua Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mengambil langkah sigap untuk mengantisipasi potensi gangguan perjalanan akibat genangan air di jalur rel antara Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Alastua, tepatnya di kilometer 2+8/9.

Dari laporan petugas lapangan, genangan mulai terlihat meningkat sejak pukul 10.12 WIB. Hingga pukul 14.00 WIB, ketinggian air di jalur hulu mencapai sekitar 8,5 sentimeter di atas kepala rel, sementara di jalur hilir tercatat sekitar 12 sentimeter.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena kawasan tersebut dikenal sebagai titik rawan genangan saat curah hujan tinggi atau ketika terjadi air pasang laut (rob) di wilayah Kota Semarang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pihaknya telah menurunkan tim khusus untuk melakukan pemantauan intensif di lokasi.

“Petugas kami terus mengecek ketinggian air, kestabilan rel, dan sistem drainase di sekitar jalur. Selain itu, kami juga mengoperasikan lokomotif Diesel Hidrolik BB 304 guna menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan,” ujarnya.

Menurut Franoto, hasil pemantauan di lapangan akan menjadi acuan dalam menentukan kecepatan operasi kereta yang melintas serta langkah penanganan yang diperlukan.

Lokomotif Diesel Hidrolik BB 304 dipilih karena memiliki kemampuan teknis melintas di jalur yang tergenang hingga batas aman tertentu.

Berbeda dengan lokomotif Diesel Elektrik yang hanya mampu menahan genangan maksimal sekitar 7,5 sentimeter di atas kepala rel, tipe Diesel Hidrolik memiliki ketahanan lebih baik terhadap air.

“Saat ini, seluruh perjalanan kereta di lintas Semarang Tawang – Alastua masih dapat beroperasi menggunakan Lokomotif BB 304, namun dengan pembatasan kecepatan maksimal 10 kilometer per jam untuk memastikan keselamatan,” terang Franoto.

Kereta pertama yang menggunakan lokomotif tersebut adalah KA 2 Argo Bromo Anggrek dengan rute Gambir – Surabaya Pasarturi.

KAI juga mengimbau masyarakat agar selalu memantau informasi terbaru terkait perjalanan melalui kanal resmi KAI seperti Contact Center 121 (telepon 021-121), WhatsApp 081-122-233-121, email cs@kai.id, serta akun media sosial resmi KAI121 di Instagram, X (Twitter), dan Facebook.

Franoto menegaskan, langkah antisipatif ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam menjaga keselamatan serta keandalan layanan transportasi di tengah cuaca ekstrem.

“Kami terus memantau situasi secara real time dan menyiagakan seluruh personel di lapangan. Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan yang mungkin dialami pelanggan akibat kondisi genangan. Terima kasih atas kepercayaan dan kesabaran masyarakat yang tetap menggunakan layanan KAI,” pungkasnya. (day)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Tuntutan Berat terhadap Nadiem Dinilai Bisa Mengurangi Minat SDM Unggul Masuk Pemerintahan

15 Mei 2026 - 16:47 WIB

Endin Soefihara Soroti Transformasi Banser, Kini Jadi Organisasi Bergengsi dan Diminati Kaum Akademisi

15 Mei 2026 - 15:56 WIB

Wakil Ketua KPK Dorong Banser Jadi Pemimpin Berkarakter dan Antikorupsi

15 Mei 2026 - 13:43 WIB

Puluhan Ribu Umat Bakal Padati Borobudur, Waisak 2026 Jadi Magnet Wisata Religi

15 Mei 2026 - 13:04 WIB

Libur Nasional Jadi Momen Warga Kauman dan Satgas TMMD Percepat Pengecoran Jalan

15 Mei 2026 - 08:12 WIB

TMMD Kodim 0725/Sragen Tanam 500 Pohon Buah untuk Wujudkan Desa Hijau dan Sejahtera

14 Mei 2026 - 20:46 WIB

Trending di Daerah