Menu

Mode Gelap
 

Headline

Upaya Cepat Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, Tangani Banjir di Sejumlah Wilayah

badge-check


					Upaya Cepat Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, Tangani Banjir di Sejumlah Wilayah Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Semarang sejak Rabu (22/10) malam menyebabkan genangan air dan banjir di beberapa titik, terutama di kawasan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, serta Kecamatan Genuk.

Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng langsung mengambil langkah cepat dengan memaksimalkan berbagai upaya penanganan.

Salah satu langkah utama yang dilakukan yakni mengoptimalkan seluruh pompa air milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang agar air dapat segera surut.

“Kami sudah mengoperasikan semua pompa yang tersedia dan memastikan petugas siaga selama 24 jam penuh di lapangan,” ujar Agustina.

Ia menjelaskan bahwa strategi penanganan banjir dilakukan berbasis kawasan, meliputi wilayah Sringin, Terboyo, Tenggang, dan Pasar Waru.

Untuk mempercepat aliran air, Pemkot juga bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dalam pengoperasian pompa stasioner dan pompa portable di sejumlah titik yang telah ditentukan.

Menurut laporan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Soewarto, telah ada penambahan dua unit pompa di sekitar Trimulyo dan depan pabrik es Saripetojo, serta sepuluh unit pompa Dongfeng di kawasan Jalan Kaligawe.

Dengan tambahan ini, total pompa yang beroperasi mencapai 27 unit dengan kapasitas mulai dari 250 hingga 2.000 liter per detik (LPS), atau setara dengan total kapasitas sekitar 26.000 LPS.

Selain fokus pada penanganan teknis, Pemkot Semarang juga bergerak dalam aspek sosial dengan mendirikan dapur umum dan pos komando (posko) logistik bagi warga terdampak.

Agustina meminta Kepala BPKAD Kota Semarang, Tuning, untuk mengoordinasikan penyaluran bantuan serta pendataan warga yang membutuhkan dukungan.

Di sisi lain, Kepala Pelaksana BPBD Kota Semarang, Endro P. Martantono, telah menjalin koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Langkah ini diambil untuk mengatur intensitas hujan agar tidak kembali mengguyur kawasan yang masih tergenang.

“Kami berharap rekayasa cuaca ini bisa membantu proses penurunan genangan air. Jika sampai besok sore tidak turun hujan, kemungkinan besar air akan surut sepenuhnya,” ungkap Endro.

Agustina menegaskan, Pemkot Semarang akan terus berupaya maksimal dan tidak tinggal diam dalam menangani persoalan banjir.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, lembaga daerah, hingga masyarakat.

“Penanganan banjir ini tidak bisa dilakukan sendiri. Sinergi, kebersamaan, dan kolaborasi menjadi kunci utama agar Semarang bisa pulih dan warga kembali beraktivitas dengan aman,” tegasnya. (day)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Central Java Prayer Breakfast 2026 Jadi Simbol Kerukunan dan Sinergi untuk Jawa Tengah

16 Juni 2026 - 11:55 WIB

Terjang Genangan Rob, Kapolres Kendal Salurkan Bantuan untuk Warga yang Bertahan di Tengah Banjir

16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Dampak Tambang Galian C di Desa Delik Tuai Keluhan, DPRD Kabupaten Semarang Turun Tangan

16 Juni 2026 - 08:02 WIB

30 Personel Polres Boyolali Diterjunkan ke Semarang untuk Pengamanan Aksi GERAM JATENG

16 Juni 2026 - 07:19 WIB

Donor Darah Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Kumpulkan 40 Kantong Darah

15 Juni 2026 - 21:51 WIB

Ahmad Luthfi Kawal Investasi EV Rp15 Triliun, Kendal Bersiap Jadi Pusat Industri Masa Depan

15 Juni 2026 - 21:42 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis