Menu

Mode Gelap
 

Headline · 21 Okt 2025 19:04 WIB

Penyaluran KUR di Jateng Capai Rp 361,36 Triliun, Gubernur Ahmad Luthfi: UMKM Jadi Penopang Ekonomi Daerah


					Penyaluran KUR di Jateng Capai Rp 361,36 Triliun, Gubernur Ahmad Luthfi: UMKM Jadi Penopang Ekonomi Daerah Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengungkapkan bahwa penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayahnya telah mencapai angka Rp 361,36 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 10,31 juta orang.

Dari Januari hingga 9 Oktober 2025, sebanyak 667.067 pelaku usaha telah menandatangani akad KUR dengan total nilai mencapai sekitar Rp 34,73 triliun.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat mengikuti acara Akad Massal KUR bagi 800.000 pelaku UMKM se-Indonesia yang dipusatkan di Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (21/10/2025).

Di Jawa Tengah, kegiatan itu diikuti secara daring oleh ratusan debitur di Gradhika Bhakti Praja, kompleks Gubernuran Semarang, bersama Sekda Jateng Sumarno dan Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro.

“Hari ini kita melaksanakan akad massal KUR yang secara nasional berpusat di Jawa Timur. Di Gradhika, hampir seribu pelaku UMKM turut hadir mengikuti kegiatan ini,” ujar Gubernur Ahmad Luthfi seusai acara.

Ia menjelaskan, program KUR merupakan upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan akses permodalan bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Saat ini terdapat sekitar 20 bank di Jawa Tengah yang menyalurkan KUR, termasuk Bank Jateng sebagai salah satu penyalur utama.

“Dengan bunga yang rendah, bank turut berperan menggerakkan ekonomi di sektor mikro. Ini menjadi dorongan penting bagi tumbuhnya ekonomi daerah,” tegasnya.

Menurut Luthfi, UMKM menjadi tulang punggung perekonomian Jawa Tengah dengan jumlah sekitar 4,2 juta unit yang tersebar di 35 kabupaten/kota.

Karena itu, ia menekankan pentingnya dukungan pembiayaan, pelatihan, serta pendampingan bagi pelaku UMKM agar mampu berkembang dan membuka lapangan kerja baru.

“Ketika UMKM tumbuh, otomatis ekonomi daerah juga ikut bergerak. Selain menciptakan usaha mandiri, mereka juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Itulah semangat UMKM di Jawa Tengah,” jelasnya.

Adapun jenis KUR yang disalurkan mencakup beberapa skema, antara lain:

  • KUR Supermikro, dengan plafon hingga Rp 20 juta bagi pelaku usaha pemula atau ultra mikro.
  • KUR Mikro, dengan plafon di atas Rp 10 juta hingga Rp 100 juta bagi usaha kecil yang sedang berkembang.
  • KUR Kecil, dengan plafon di atas Rp 100 juta hingga Rp 500 juta untuk usaha yang sudah mapan.
  • KUR Pekerja Migran, sebagai modal kerja dan biaya pelatihan bagi calon pekerja migran.
  • KUR Khusus, bagi kelompok usaha produktif seperti sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan UMKM klaster, dengan plafon hingga Rp 500 juta per anggota.

Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, menambahkan bahwa hingga 18 Oktober 2025, pihaknya telah menyalurkan KUR senilai Rp 4,438 triliun atau sekitar 64 persen dari total alokasi Rp 7 triliun.

Secara keseluruhan, Bank Jateng telah menyalurkan KUR kepada 83.913 debitur dengan total Rp 10,327 triliun dan tingkat kredit bermasalah (NPL) hanya 1 persen.

“Penyaluran KUR untuk sektor produksi mencapai 32 persen. Dalam kegiatan akad massal kali ini, kami menghadirkan 800 debitur dari berbagai daerah di Jawa Tengah yang terdiri dari 555 debitur KUR Kecil, 230 debitur KUR Mikro, dan 15 debitur KUR Supermikro. Total plafon kredit yang disalurkan mencapai Rp 139,419 miliar, dengan Rp 189 miliar merupakan KUR konvensional dan Rp 38,530 miliar berbasis syariah,” jelas Irianto. (rs)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Hardiknas 2026 di Jateng, Ahmad Luthfi Dorong Sekolah Tani Jadi Pilar Ketahanan Pangan

3 Mei 2026 - 11:21 WIB

Kapolres Demak Apresiasi Kondusivitas May Day, Warga Tunjukkan Kedewasaan dalam Menyampaikan Aspirasi

3 Mei 2026 - 09:36 WIB

Kapolres Demak Cup 2026 Jadi Panggung Strategi Pelajar di Dunia E-Sport

3 Mei 2026 - 07:29 WIB

Langkah Tegas Agustina, Semarang Night Carnival Dibatalkan Demi Keselamatan Warga

3 Mei 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Luthfi Temui Massa May Day, Serap Aspirasi dan Siapkan Solusi untuk Buruh Jateng

2 Mei 2026 - 15:09 WIB

Saat Soeharto Tak Ingin Menjadi Presiden

2 Mei 2026 - 14:30 WIB

Trending di KABAR JATENG