Menu

Mode Gelap
 

Headline · 20 Sep 2025 18:04 WIB

Ansor Jateng Mantapkan Peran Khadimul Ummah, Siapkan Sejumlah MoU Strategis


					Ansor Jateng Mantapkan Peran Khadimul Ummah, Siapkan Sejumlah MoU Strategis Perbesar

KENDAL, Kabarjateng.id – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah menegaskan komitmennya sebagai khadimul ummah atau pelayan umat melalui berbagai program kerja yang akan diwujudkan dalam bentuk penandatanganan sejumlah Memorandum of Understanding (MoU) dengan berbagai pihak.

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jateng, Dr. H. Shidqon Prabowo, SH, MH, menyampaikan hal tersebut saat membuka Rapat Kerja Wilayah GP Ansor Jateng di Pondok Pesantren Darul Amanah, Kendal, Sabtu (20/9/2025).

“Melalui forum rapat kerja ini, kami ingin mempertegas langkah nyata Ansor sebagai khadimul ummah,” ujarnya.

Shidqon yang juga Pengasuh Ponpes Ash Shodiqiyah Kaligawe, Semarang, menjelaskan bahwa pasca turunnya SK kepengurusan dari PP GP Ansor pada 11 Agustus lalu, pihaknya langsung menyiapkan berbagai program strategis.

Salah satu fokus utamanya adalah percepatan kaderisasi dan peningkatan kapasitas di sektor pertanian.

Ia menuturkan, para kader akan didorong untuk ikut mengembangkan pertanian modern agar petani Ansor maupun petani di masyarakat bisa lebih sejahtera.

“Alhamdulillah, Kementan memberikan bantuan dua unit traktor untuk mendukung program ini,” ungkapnya.

Selain itu, Ansor Jateng juga menyiapkan pengembangan komoditas alpukat dan tanaman kaliandra di wilayah Boyolali, Kudus, hingga Semarang-Kendal.

Di bidang kesehatan, organisasi ini akan menghadirkan klinik pelayanan masyarakat yang dipimpin oleh dr. Hayyi.

Pada bidang pendidikan, Ansor menjalin kerja sama dengan Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) dan Pondok Pesantren Darul Amanah.

“Ada fasilitas beasiswa hingga 50 persen yang diberikan melalui dukungan Gus Fatwa,” jelasnya.

Program lain yang tak kalah penting adalah kerja sama pemagangan tenaga kerja ke Jepang melalui LPK Magita.

Menurut Shidqon, sejumlah kader telah mengikuti pelatihan intensif sebelum diberangkatkan.

“Syaratnya cukup ketat, termasuk pemahaman budaya dan bahasa Jepang. Sistem pelatihannya pun disiplin, mirip militer,” paparnya.

Tak berhenti di situ, GP Ansor Jateng juga menjajaki kerja sama dengan Baznas serta BPJS Ketenagakerjaan.

Program ini diprioritaskan bagi kader yang mengabdikan diri sebagai pengurus atau marbot masjid.

Shidqon berharap seluruh program yang direncanakan dapat segera direalisasikan setelah pelantikan pengurus yang dijadwalkan bulan depan.

“Kami mohon doa agar selalu amanah dalam menjalankan amanat organisasi,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan Ponpes Darul Amanah, Muhammad Fatwa, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya pesantrennya sebagai tuan rumah rapat kerja tersebut.

“Semoga kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan,” ucapnya. (arh)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Pemkab Brebes Perkuat Kolaborasi dengan Kajari Baru demi Kawal Pembangunan yang Transparan

13 Mei 2026 - 22:08 WIB

Polrestabes Semarang Sigap Tangani Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi UIN Walisongo

13 Mei 2026 - 07:30 WIB

Bupati Brebes Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim, Perkuat Harapan dan Masa Depan Generasi Muda

12 Mei 2026 - 15:55 WIB

Jawa Tengah Percepat Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik, Semarang Raya Jadi Proyek Perdana

12 Mei 2026 - 12:30 WIB

Pimpinan Ponpes di Jepara Resmi Jadi Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Santriwati

12 Mei 2026 - 11:19 WIB

CJIBF 2026 Jadi Pintu Masuk Investasi Hijau, Jateng Siapkan Kawasan Industri Baru

12 Mei 2026 - 08:38 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis