SURAKARTA, Kabarjateng.id – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Tengah, Lampri, turut menghadiri prosesi budaya Kekancingan dan Tanda Kinurmatan yang digelar di Pracimayasa, Pura Mangkunegaran.
Acara sakral ini menjadi simbol penghormatan sekaligus jembatan kebersamaan antara Keraton Mangkunegaran, pemerintah daerah, serta lembaga negara.
Dalam suasana yang penuh khidmat, Kakanwil BPN Jateng hadir bersama sejumlah tokoh penting. Hadir pula KGPAA Mangkunegara X Gusti Bhre, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Jaksa Agung Muda Intelijen, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), serta Wali Kota Surakarta, Respati.
Lampri menegaskan bahwa seremoni ini tidak hanya sarat makna budaya, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjalin sinergi antara pemerintah, lembaga hukum, dan institusi adat.
“Tradisi Kekancingan dan Tanda Kinurmatan mengajarkan kita arti kebersamaan dan penghormatan. Bagi BPN, hal ini selaras dengan komitmen kami dalam memberikan kepastian hukum pertanahan demi mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Seremoni yang sekaligus menjadi puncak rangkaian Gladhen Tembak Narawara Mangkunegaran tersebut ditutup dengan nuansa keakraban.
Momen ini meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga harmoni, memperkuat kerja sama, dan memastikan keberlanjutan pembangunan yang berpihak pada masyarakat luas.






