Menu

Mode Gelap
 

Headline · 17 Sep 2025 16:20 WIB

Pemkot Semarang Sigap Tanggulangi Bencana Akibat Hujan Deras


					Pemkot Semarang Sigap Tanggulangi Bencana Akibat Hujan Deras Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bergerak cepat merespons berbagai bencana alam yang muncul usai hujan deras mengguyur wilayah setempat beberapa hari terakhir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mencatat dalam dua hari terakhir setidaknya terjadi tiga kejadian berbeda, yakni tanah ambles, tanah longsor, dan angin puting beliung. Beruntung, seluruh kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan pihaknya terus melakukan pemantauan intensif.

“Curah hujan tinggi sangat rawan memicu bencana. Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan di lapangan bisa dilakukan secepat mungkin,” ujar Agustina, Rabu (17/9).

Peristiwa pertama terjadi pada Selasa (16/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Hujan deras yang berlangsung sejak Kamis (11/9) menyebabkan tanah ambles di Jalan Ringen Telu, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan.

Pada waktu hampir bersamaan, longsor melanda Jalan Sri Rejeki Timur, Kelurahan Gisikdrono. Akibatnya, tiga rumah milik warga atas nama Ida, Sutono, dan Rahmat terdampak. Bagian kamar dan dapur rumah Sutono serta Rahmat rusak cukup parah.

Sehari sebelumnya, Senin (15/9), angin puting beliung menerjang Jalan Sedompyong 5, Kelurahan Kemijen, Semarang Timur.

Tiupan angin kencang disertai hujan deras membuat atap tiga rumah warga, masing-masing milik Sugeng, Sintoro (dikontrak oleh Suparman), dan Dwi Wahyuni, beterbangan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BPBD bersama aparat terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pencatatan kerugian.

Selain penanganan darurat, BPBD juga rutin melakukan monitoring, administrasi, serta koordinasi lintas instansi guna mempercepat respons.

BMKG memprediksi hujan dengan intensitas ringan masih berpotensi terjadi di wilayah Semarang. BPBD mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan rawan longsor dan banjir.

Warga diminta segera melapor kepada RT/RW, kelurahan, atau kecamatan bila menemukan tanda-tanda bencana.

Masyarakat yang tinggal di area berisiko juga diingatkan berhati-hati terhadap kemungkinan pohon maupun baliho tumbang akibat hujan dan angin kencang.

Untuk kebutuhan darurat, warga dapat menghubungi Call Center BPBD di (024) 6730212 atau melalui WhatsApp di 08122010051.

Wali Kota Agustina menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran BPBD, Babinsa, perangkat kecamatan, hingga masyarakat yang cepat memberikan laporan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras. Semoga kondisi segera pulih dan warga yang terdampak bisa segera terbantu,” ucapnya. (day)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Tawuran Perang Sarung di Mranggen Berujung Pembacokan, Tiga Remaja Diamankan Polisi

15 Maret 2026 - 20:19 WIB

Korsleting Sepeda Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih dan Dua Motor Hangus

15 Maret 2026 - 19:36 WIB

325 Bus Siap Angkut 16 Ribu Pemudik, Armada Mudik Gratis Jateng Mulai Berdatangan di TMII

15 Maret 2026 - 18:00 WIB

Dua Kendaraan Pemudik Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang–Solo, Dua Penumpang Luka

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Tawuran di Jalan Raya Tuntang, Polisi Amankan Sejumlah Remaja

15 Maret 2026 - 17:26 WIB

Hari ke-2 Operasi Ketupat Candi 2026, 31.703 Kendaraan Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung

15 Maret 2026 - 17:02 WIB

Trending di KABAR JATENG