SEMARANG, Kabarjateng.id – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Si., melalui Pamen Ahli Bidang Operasi Militer Selain Perang (OMSP) Kolonel Inf Hariadi, S.Sos., menghadiri pengukuhan kepengurusan Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Provinsi Jawa Tengah periode 2025–2030.
Agenda tersebut dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja lantai 2, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan No. 9 Semarang, Senin (8/9/2025).
Pembentukan LFSP ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran pesantren, tidak hanya sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga sebagai motor dakwah dan pemberdayaan sosial.
Keterlibatan Kodam IV/Diponegoro dalam momen tersebut menunjukkan komitmen TNI untuk ikut membangun sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan lembaga pesantren demi menjaga persatuan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pengukuhan kepengurusan, sambutan dari Gubernur Jawa Tengah, sesi foto bersama, pembacaan doa, hingga penutup.
Seluruh prosesi berlangsung tertib, khidmat, serta mendapat apresiasi dari seluruh peserta dan undangan.
Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Andy Soelistyo K. P., S.Sos., M.Tr.(Han). menegaskan bahwa pesantren merupakan bagian penting dari pembangunan bangsa.
“Pesantren adalah benteng moral sekaligus wadah pembentukan generasi penerus yang berkarakter kuat. Kodam IV/Diponegoro akan terus mendukung sinergi dan program pemberdayaan pesantren untuk memperkokoh ketahanan bangsa, khususnya di Jawa Tengah,” ujarnya.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K., Wakil Gubernur H. Taj Yasin Maimoen, Kapolda Jawa Tengah yang diwakili AKBP H. Ahsan S., Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Ketua MUI Jawa Tengah KH. Ahmad Daroji, serta berbagai undangan lainnya. (di)






