SEMARANG, Kabarjateng.id – Peran para kiai dan ustadz yang istiqomah mengajarkan Al-Qur’an kepada masyarakat kerap kurang mendapatkan perhatian, khususnya dalam bentuk apresiasi nyata.
Melihat kondisi itu, PT Al Fazza Nabawi Tour & Travel berinisiatif menghadirkan program umroh khusus sebagai bentuk penghargaan terhadap para hafizh dan pejuang Al-Qur’an.
Direktur PT Al Fazza Nabawi Tour & Travel, dr. Muhammad Hayyi Wildani, menyampaikan bahwa hingga kini program penghargaan berupa keberangkatan umroh bagi para penghafal Al-Qur’an masih jarang diberikan, baik oleh pemerintah maupun pihak swasta.
“Kalau untuk guru TPQ memang ada insentif, tapi bagi hafizh atau kiai yang mendedikasikan hidupnya untuk Al-Qur’an, apresiasi seperti umroh hampir tidak ada,” ujarnya saat kegiatan pembinaan mitra marketing di Hotel Siliwangi, Semarang, Sabtu (30/8/2025).
Dalam rangka itu, Al Fazza menggandeng Pimpinan Cabang Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (PC JQHNU) Kota Semarang.
Kolaborasi ini menghadirkan konsep baru, di mana para kiai dan ustadz ditempatkan sebagai brand ambassador, bukan sekadar tenaga pemasaran.
“Kalau biasanya ada target marketing untuk bisa umroh gratis, kami justru menjadikan para kiai sebagai duta syiar. Jadi ada penghormatan sekaligus promosi yang saling menguntungkan,” jelas Hayyi.
Menurutnya, selain memperkuat promosi biro umroh, program ini juga membantu memperkenalkan sosok-sosok alim yang layak diteladani masyarakat.
“Kalau seorang kiai menjadi brand ambassador, otomatis kami ikut mengangkat syiar beliau,” tambahnya.
Al Fazza sendiri rutin memberangkatkan jamaah umroh hingga dua kali dalam setahun.
Meski demikian, banyak kiai hanya bisa berangkat sekali karena padatnya aktivitas membina masyarakat.
Untuk memudahkan calon jamaah, seluruh paket perjalanan kini tersedia melalui website dan aplikasi resmi Al Fazza yang bisa diunduh di Playstore.
Terkait jaringan marketing, Hayyi menuturkan pihaknya akan membuka ruang bagi berbagai kalangan, termasuk relawan LPBINU serta masyarakat di tingkat kecamatan.
“Insya Allah pemberangkatan terdekat nanti pada 9 September. Kami sudah siap, semua perizinan juga lengkap karena biro ini sebelumnya sudah berjalan di Jakarta, lalu kami akuisisi dan pindah kantor ke Semarang,” tegasnya.
Ketua PC JQHNU Kota Semarang, Ahmad Rifqi Hidayat AH, menyambut baik kerja sama tersebut.
Menurutnya, program ini bukan hanya bentuk penghormatan bagi kiai pejuang Al-Qur’an, tetapi juga peluang bagi kader dan santri untuk belajar wirausaha.
“Selama ini ada biro yang sekadar menempatkan kiai sebagai marketing, bahkan ada yang mengajak berangkat umroh tanpa pendamping. Program Al Fazza bisa melengkapi kekurangan itu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rifqi menilai banyak kader JQHNU, terutama mahasiswa, memiliki potensi besar sebagai agen pemasaran.
“Banyak lulusan keguruan yang belum tentu langsung jadi guru, sementara peluang menjadi mitra marketing bisa dikerjakan secara fleksibel. Bisa jadi ini jalan rezeki yang dibukakan Allah sebelum mereka lulus kuliah,” katanya.
Dengan adanya kolaborasi ini, Al Fazza Nabawi Tour & Travel bersama JQHNU tidak hanya menghadirkan program ibadah, tetapi juga ikut memberdayakan kader muda sekaligus memuliakan para penghafal Al-Qur’an. (lim)






