Menu

Mode Gelap
 

Headline

Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah Gelar Jateng Creative Festival 2025

badge-check


					Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah Gelar Jateng Creative Festival 2025 Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Komite Ekonomi Kreatif (KomEkraf) Jawa Tengah kembali mengadakan perhelatan tahunan melalui Jateng Creative Festival & Forum 2025, yang tahun ini memasuki pelaksanaan ketiga.

Agenda tersebut digelar sebagai sarana evaluasi serta monitoring perkembangan ekonomi kreatif di Jawa Tengah, dengan menghadirkan 35 lembaga Komite Ekonomi Kreatif dari kabupaten/kota serta perwakilan dinas pariwisata se-Jawa Tengah.

Acara ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 3 Tahun 2023 tentang Komite Ekonomi Kreatif. Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari. Hari pertama, Jateng Creative Festival diselenggarakan pada Sabtu, 23 Agustus 2025 di Awan Costa, kawasan Pantai POJ City.

Sementara hari kedua, Jateng Creative Forum digelar di lantai 5 Kantor Disperindag Provinsi Jawa Tengah pada Senin, 25 Agustus 2025. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Menjadikan Kecamatan di Jawa Tengah Berdaya melalui Ekonomi Kreatif.”

Dalam sambutan tertulis Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan oleh pejabat Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, ditegaskan peluncuran Program Kecamatan Berdaya melalui Ekonomi Kreatif di 35 kabupaten/kota.

Mengusung filosofi “Ngopeni lan Nglakoni Ekonomi Kreatif, Dadike Kecamatan Jateng Berdaya,” Gubernur menekankan pentingnya merawat serta memberi ruang tumbuh bagi pelaku ekonomi kreatif (ngopeni), sekaligus menjalankan secara nyata potensi yang dimiliki (nglakoni).

Dengan itu, diharapkan seluruh kecamatan di Jawa Tengah bisa menjadi lebih mandiri, inklusif, sejahtera, dan berkelanjutan.

Dari pihak pemerintah pusat, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) yang berhalangan hadir diwakili Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi.

Ia menyampaikan bahwa Jawa Tengah merupakan provinsi paling kreatif di Indonesia, terbukti dengan memiliki 14 kabupaten/kota yang masuk dalam daftar Kota Kreatif Indonesia, serta 28 lembaga KomEkraf—jumlah terbanyak secara nasional.

Jawa Tengah juga ditetapkan sebagai salah satu provinsi prioritas (flagship) yang akan terus mendapat dukungan penuh dari Kemenekraf/Bekraf untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

Dukungan juga datang dari legislatif. Samuel Watimena, anggota Komisi VII DPR RI, mendorong KomEkraf kabupaten/kota agar mampu melahirkan inovasi dan terobosan baru sebagai sumber pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Hj. Sri Hartini, Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah, menegaskan komitmennya dalam membantu pengembangan ekonomi kreatif sesuai amanat Perda Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif.

Ketua KomEkraf Jawa Tengah, Akhmad Khaerudin, bersama Wakil Ketua Bambang Supradono, menyatakan bahwa tema tahun ini menjadi bagian penting dalam menerjemahkan program prioritas Gubernur Jawa Tengah.

Mereka menekankan, pengembangan produk kreatif tidak hanya akan membuka peluang usaha baru, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi generasi muda, santripreneur, penyandang disabilitas, serta pemberdayaan perempuan di tingkat kecamatan. (lim)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kapolres Demak Cup Season 2 Jadi Ajang Pembinaan Atlet E-Sports Muda Berprestasi

16 Juni 2026 - 20:03 WIB

Central Java Prayer Breakfast 2026 Jadi Simbol Kerukunan dan Sinergi untuk Jawa Tengah

16 Juni 2026 - 11:55 WIB

Terjang Genangan Rob, Kapolres Kendal Salurkan Bantuan untuk Warga yang Bertahan di Tengah Banjir

16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Dampak Tambang Galian C di Desa Delik Tuai Keluhan, DPRD Kabupaten Semarang Turun Tangan

16 Juni 2026 - 08:02 WIB

30 Personel Polres Boyolali Diterjunkan ke Semarang untuk Pengamanan Aksi GERAM JATENG

16 Juni 2026 - 07:19 WIB

Donor Darah Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Kumpulkan 40 Kantong Darah

15 Juni 2026 - 21:51 WIB

Trending di Kabar Demak