JEPARA, Kabarjateng.id – Guna menciptakan suasana yang aman dan tertib di tengah masyarakat, Tim Patroli Presisi Siraju dari Polres Jepara kembali melaksanakan patroli malam menyusuri wilayah-wilayah rawan gangguan kamtibmas.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu malam (26/7/2025) dan merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) oleh jajaran Polres Jepara.
Patroli malam ini bertujuan untuk mencegah potensi terjadinya tindak kriminalitas dan gangguan ketertiban masyarakat, khususnya di jam-jam rawan.
Ipda Muhammad Amiluddin Aziz, selaku Kepala Tim Patroli Siraju, menjelaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjalin kedekatan dengan warga.
“Kami terus berupaya memberikan kenyamanan dan rasa aman kepada warga Kabupaten Jepara. Dengan patroli ini, kami ingin memastikan wilayah tetap kondusif dan masyarakat merasa terlindungi,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Tim Siraju tak hanya berkeliling wilayah, tetapi juga aktif menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat yang ditemui di sepanjang rute patroli.
Para pemuda yang sedang berkumpul di tempat-tempat umum seperti taman, warung kopi, dan tepi jalan menjadi salah satu sasaran utama sosialisasi.
“Kami selalu mengimbau para remaja agar tidak melakukan aktivitas yang mengganggu keamanan, seperti balap liar, membawa senjata tajam, mengonsumsi minuman keras, maupun penyalahgunaan narkoba. Semua itu selain berbahaya juga berpotensi menimbulkan tindak kejahatan,” tambah Ipda Amiluddin.
Ia menegaskan bahwa upaya pembinaan ini dilakukan secara humanis dan persuasif, agar para pemuda ikut serta menjaga ketertiban lingkungan tempat tinggal mereka.
Selain itu, Tim Siraju juga melakukan pemantauan di titik-titik rawan balap liar, seperti di sekitar SPBU Kalitekuk Tahunan dan jalur Rengging–Pecangaan.
Kasihumas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Jepara dalam menjaga ketertiban masyarakat, terutama pada malam hingga dini hari.
Patroli tersebut menyasar permukiman warga, fasilitas umum, dan area publik yang berpotensi menjadi lokasi gangguan keamanan.
“Patroli dilakukan dengan pendekatan dialogis secara humanis. Kami ajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan damai,” pungkasnya.
Dengan kehadiran Tim Siraju yang konsisten berpatroli, diharapkan wilayah Kabupaten Jepara tetap terjaga dari potensi gangguan keamanan dan masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan rasa aman. (her)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.