SEMARANG, Kabarjateng.id – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Semarang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Semarang kembali melaksanakan kegiatan penanaman jagung pada Kuartal III.
Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 9 Juli 2025, di lahan milik Perhutani yang terletak di Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus.
Penanaman ini merupakan kelanjutan dari panen raya Kuartal II yang telah dilaksanakan sebelumnya di lahan PTPN Ngobo, Kecamatan Bergas, dengan luas 6 hektare.
Untuk Kuartal III ini, penanaman dilakukan di lahan baru seluas 2,5 hektare menggunakan bibit jagung varietas Serasi 38.
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penanaman jagung serentak secara nasional yang digelar oleh seluruh jajaran Polda di Indonesia.
Acara puncaknya dipusatkan di Polres Grobogan, Polda Jawa Tengah, yang turut dihadiri oleh Kapolri, Ketua Komisi IV DPR RI, Menteri Pertanian, serta Menteri Kehutanan.
“Kami menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Semarang, Forkopimda, pihak Perhutani, serta kelompok tani yang berperan aktif dalam menyukseskan program Swasembada Pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam komoditas jagung,” ujar AKBP Ratna.
Ia menambahkan bahwa secara keseluruhan, sekitar 17.963 hektare lahan di wilayah Kabupaten Semarang akan digunakan untuk penanaman jagung secara serentak dengan bibit Serasi 38.
Harapannya, langkah ini dapat meningkatkan hasil panen dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dukungan senada juga disampaikan oleh Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung penuh pelaksanaan program swasembada jagung yang dijalankan melalui sinergi dengan institusi Polri.
“Dengan kerja sama yang solid antarinstansi, kita optimistis Kabupaten Semarang dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, khususnya untuk komoditas jagung,” kata Ngesti.
Selain pelaksanaan penanaman, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyaluran bantuan kepada kelompok tani setempat.
Bantuan tersebut berupa bibit jagung, pupuk, mesin pemipil jagung, serta alat penyemprot (sprayer).
Sebagai bentuk simbolis dimulainya penanaman, AKBP Ratna bersama jajaran Forkopimda dan para tamu undangan dari dinas terkait turut melakukan penanaman jagung secara langsung di lokasi kegiatan.
Kegiatan ini juga disaksikan secara virtual melalui Zoom yang terhubung ke lokasi utama di Polres Grobogan. (ar)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.