Menu

Mode Gelap
 

Semarang Raya · 4 Mar 2026 18:53 WIB

Pemkot Semarang Pantau Harga Bapokting Jelang Idul Fitri 1447 H


					Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Endang Sarwiningsih mengamati fluktuasi harga daging, Rabu (4/3) | foto: Humas Pemkot. Perbesar

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Endang Sarwiningsih mengamati fluktuasi harga daging, Rabu (4/3) | foto: Humas Pemkot.

SEMARANG, Kabarjateng.id – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan tinjauan lapangan, pantau stabilitas harga pangan.

Hal itu guna memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga untuk Barang Kebutuhan Pokok dan Penting (Bapokting) sejumlah titik strategis.

Tinjauan yang dilakukan pada Rabu (4/3) ini menyasar Pasar Peterongan, Superindo Sriwijaya, hingga Pasar Karangayu guna melihat langsung dinamika harga dari tingkat pedagang maupun ritel.

“Dua pusat perbelanjaan ya. Satu dari pasar Peterongan, dan sekarang kita Pemkot Semarang pantau Superindo. Kalau harga beras, rata-rata masih normal ya,” ujar Agustina saat memberikan keterangan kepada awak media pada sela-sela pantauan.

Meski komoditas beras stabil, Agustina menyoroti adanya lonjakan signifikan pada komoditas hortikultura, khususnya cabai, serta fluktuasi pada harga telur.

Tingginya permintaan masyarakat menjelang lebaran menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga pasar.

“Yang masih tinggi sekali adalah cabai. Cabai, ini tadi ada Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Saya minta supaya melakukan hal yang perlu untuk intervensi menurunkan harga cabai,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Semarang menyadari bahwa tingginya harga pasar tradisional dapat mempengaruhi daya beli masyarakat.

Oleh karena itu, Agustina menginstruksikan jajaran dinas untuk memperkuat intervensi melalui program pasar murah keliling.

Dengan tujuan, agar memberikan alternatif belanja dengan harga yang lebih relatif ramah biaya bagi warga.

“Pasar murah keliling kita lakukan dengan para stakeholder Kota Semarang. Tujuannya, menekan lonjakan harga dan memberikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok,” kata Agustina Wilujeng.

“Sehingga jangkauannya mudah bagi masyarakat. Siap-siap ya dengan panggilan pasar murah dan intervensi,” tandasnya.

 

Tim Editor: Wahyu Hamijaya

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

ASN Naik Trans Semarang Sekali Sepekan, Pemkot Siap Kaji Usulan DPRD

10 Maret 2026 - 22:15 WIB

ASN naik Trans Semarang sekali sepekan diusulkan DPRD. Pemkot Semarang siap mengkaji untuk kurangi kendaraan pribadi dan kemacetan kota.

Pasar Takjil Ramadan Resmi Dibuka, Dorong UMKM Jateng Makin Berkembang

10 Maret 2026 - 12:52 WIB

Pemkot Semarang Tangani Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem di Sejumlah Titik

10 Maret 2026 - 08:51 WIB

Pemkot Semarang melalui Disperkim tangani belasan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem di berbagai titik kota untuk memulihkan akses jalan.

Tarawih Keliling Semarang Bersama Agustina Wilujeng di Lapas Perempuan Bulu

10 Maret 2026 - 00:53 WIB

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng tarawih keliling di Lapas Perempuan Bulu, memberi semangat warga binaan memperbaiki diri di Ramadan.

Pegadaian Gelar “Ramadan Bareng Tring” di Yogyakarta, Ajak Generasi Muda Mulai Investasi Emas

9 Maret 2026 - 14:06 WIB

Gebyar Ramadan Unwahas Semarang: Lomba Anak, Takjil Gratis hingga Bazar Sembako Murah

9 Maret 2026 - 00:17 WIB

Kegiatan Gebyar Ramadan ZCorner Universitas Wahid Hasyim Semarang dengan lomba mewarnai anak, lomba adzan, pembagian takjil dan bazar sembako murah.
Trending di Ekonomi & Bisnis