SEMARANG, Kabarjateng.id – Menjelang penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Menteri Perhubungan Republik Indonesia melakukan peninjauan langsung ke wilayah operasional KAI Daop 4 Semarang, Minggu (14/12).
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Stasiun Semarang Tawang. Dalam peninjauan tersebut, rombongan mengecek kesiapan fasilitas pelayanan penumpang, progres penataan dan pembenahan stasiun, serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) operasional yang akan bertugas selama masa angkutan Nataru.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa Stasiun Semarang Tawang merupakan salah satu stasiun utama di Jawa Tengah yang diproyeksikan mengalami peningkatan volume penumpang pada periode libur akhir tahun.
“Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas dan petugas di Stasiun Semarang Tawang siap memberikan pelayanan terbaik seiring meningkatnya mobilitas masyarakat saat Nataru,” ujar Luqman.
Setelah dari stasiun, Menteri Perhubungan dan Direktur Utama KAI melanjutkan agenda dengan melakukan inspeksi jalur kereta api menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS).
Inspeksi dilakukan dari Stasiun Semarang Tawang menuju wilayah Grobogan guna melihat langsung kondisi prasarana perkeretaapian.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah titik yang masuk kategori daerah pantauan khusus (Dapsus) turut menjadi fokus pengecekan.
Lokasi yang ditinjau antara lain KM 32+4/7 pada petak jalan Gubug–Karangjati, Jembatan BH 46 KM 21+9/0 petak jalan Brumbung–Tegowanu, serta Jembatan BH 59 KM 27+9/0 petak jalan Tegowanu–Gubug.
Titik-titik tersebut dinilai memiliki potensi gangguan sehingga membutuhkan perhatian khusus.
Luqman menambahkan, peninjauan ini menjadi wujud sinergi antara KAI sebagai operator dan Kementerian Perhubungan sebagai regulator dalam menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api selama masa angkutan Nataru.
“Pengecekan tidak hanya difokuskan pada kesiapan lintas dan prasarana, tetapi juga aspek pelayanan, kenyamanan, serta kesiapan petugas di stasiun. Semua aspek tersebut saling terkait untuk memastikan Angkutan Nataru berjalan optimal,” jelasnya.
Dengan kesiapan prasarana, peningkatan kualitas pelayanan, serta dukungan SDM yang siaga, KAI Daop 4 Semarang optimistis Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh pelanggan kereta api. (day)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.