Menu

Mode Gelap
 

Kabar Jawa Tengah · 20 Des 2025 08:29 WIB

Ning Nawal: Hari Ibu Bukan Sekadar Mother’s Day, tetapi Momentum Menghargai Peran Perempuan


					Ning Nawal: Hari Ibu Bukan Sekadar Mother’s Day, tetapi Momentum Menghargai Peran Perempuan Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Keterlibatan perempuan dalam berbagai aktivitas sosial dinilai memiliki dampak besar dalam membangun kepedulian, mempererat hubungan antarwarga, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang harmonis dan inklusif.

Perempuan memegang peranan strategis dalam menjaga keberlanjutan kehidupan sosial, baik di tingkat keluarga maupun komunitas.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj Nawal Arafah Yasin, M.S.I., saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Acara tersebut digelar pada Jumat, 19 Desember 2025, di Gedung Grhadika Bakti Praja, Kota Semarang.

Menurut Ning Nawal, sapaan akrabnya, pelibatan perempuan dalam gerakan sosial, ruang-ruang komunitas, serta kegiatan berbasis gotong royong akan melahirkan masyarakat yang lebih peduli dan saling menguatkan.

“Ketika perempuan diberi ruang dan peran aktif, maka nilai kebersamaan dan kepedulian sosial akan tumbuh secara alami,” ujarnya.

Sejalan dengan tema Hari Ibu tahun ini, “Perempuan Peduli, Masyarakat Harmoni”, Ning Nawal menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu seharusnya dimaknai lebih luas.

Ia menekankan bahwa Hari Ibu bukan sekadar Mother’s Day, melainkan juga Indonesia Women’s Day atau hari penghormatan bagi perempuan Indonesia.

“Hari Ibu adalah momen untuk menghargai peran, kontribusi, dan dedikasi perempuan di seluruh bidang kehidupan, sekaligus bentuk penghormatan atas kesetiaan perempuan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penetapan Hari Ibu pada 22 Desember merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959.

Tanggal tersebut bertepatan dengan pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia I di Yogyakarta pada 22–25 Desember 1928, yang diikuti oleh sekitar 30 organisasi perempuan dari berbagai daerah.

Kongres bersejarah tersebut menghasilkan sejumlah keputusan penting, antara lain pembentukan federasi organisasi perempuan yang kelak menjadi cikal bakal Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW).

Selain itu, lahir pula inisiatif penerbitan surat kabar perempuan yang dipimpin Ny. Hajar Dewantara, pendirian dana pendidikan bagi perempuan kurang mampu, serta penguatan pendidikan kepanduan putri.

Tak hanya itu, kongres juga mengusung isu-isu krusial yang hingga kini masih relevan, seperti pencegahan perkawinan usia anak, peningkatan akses pendidikan bagi perempuan, bantuan bagi janda dan perempuan kepala keluarga, serta perlindungan hak-hak perempuan dalam perkawinan dan perceraian.

“Nilai-nilai perjuangan perempuan yang lahir dari Kongres Perempuan Indonesia harus terus kita hidupkan dalam kehidupan bermasyarakat saat ini,” ujar Ning Nawal, yang juga merupakan mitra strategis Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang hadir mewakili Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, menyoroti besarnya peran perempuan, khususnya ibu, dalam kehidupan keluarga dan pembangunan ekonomi.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini perempuan tidak hanya berperan di ranah domestik, tetapi juga aktif berkarya dan menopang perekonomian keluarga.

“Data menunjukkan bahwa sekitar 64 persen pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan. Ini bukti nyata bahwa perempuan sejak dulu sudah memiliki kepedulian yang tinggi,” ujarnya.

Sumarno menambahkan, peran perempuan juga sangat menentukan dalam pendidikan anak.

Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul.

“Jika kita ingin mewujudkan Indonesia Emas, maka pendidikan harus dimulai dari rumah, dari keluarga, dengan peran ibu yang sangat sentral,” pungkasnya. (di)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Korsleting Sepeda Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih dan Dua Motor Hangus

15 Maret 2026 - 19:36 WIB

325 Bus Siap Angkut 16 Ribu Pemudik, Armada Mudik Gratis Jateng Mulai Berdatangan di TMII

15 Maret 2026 - 18:00 WIB

Dua Kendaraan Pemudik Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang–Solo, Dua Penumpang Luka

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Tawuran di Jalan Raya Tuntang, Polisi Amankan Sejumlah Remaja

15 Maret 2026 - 17:26 WIB

Hari ke-2 Operasi Ketupat Candi 2026, 31.703 Kendaraan Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung

15 Maret 2026 - 17:02 WIB

Mudik Gratis Jateng 2026 Siap Berangkat, 325 Bus dan Awak Lulus Pemeriksaan

15 Maret 2026 - 16:43 WIB

Trending di Jakarta