Menu

Mode Gelap
 

Kabar Jawa Tengah · 2 Mar 2026 20:19 WIB

Hadapi Ancaman Cuaca Ekstrem, Taj Yasin Tegaskan Jateng Siap Sambut Arus Mudik Lebaran 2026


					Hadapi Ancaman Cuaca Ekstrem, Taj Yasin Tegaskan Jateng Siap Sambut Arus Mudik Lebaran 2026 Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan kesiapan pemerintah provinsi dalam menghadapi arus mudik Idulfitri 2026.

Ia memastikan seluruh unsur terkait bergerak cepat agar Jawa Tengah mampu menjadi jalur perlintasan yang aman dan nyaman, meski berpotensi menghadapi cuaca ekstrem.

Taj Yasin menyampaikan hal tersebut usai mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral tingkat menteri yang digelar secara daring dari Mapolda Jateng, Senin (2/2/2026).

Dalam forum itu, pemerintah pusat dan daerah membahas strategi pengamanan arus mudik yang tahun ini berdekatan dengan libur Hari Raya Nyepi.

Infrastruktur Dikebut Sebelum Puncak Mudik

Berdasarkan survei nasional Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, jutaan orang diperkirakan bergerak menuju Jawa Tengah saat Lebaran.

Kondisi ini mendorong pemerintah daerah mempercepat pembenahan infrastruktur, terutama di ruas-ruas jalan utama.

Taj Yasin menargetkan seluruh perbaikan jalan rampung paling lambat sepuluh hari sebelum Idulfitri.

Ia meminta dinas terkait mengawal proses pengerjaan di lapangan agar tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan saat puncak mudik.

“Kami ingin memastikan pemudik melintas dengan aman dan lancar. Semua perbaikan jalan harus selesai tepat waktu,” tegasnya.

Waspada Hujan Lebat dan Potensi Bencana

Selain kesiapan fisik jalan, Pemprov Jateng juga memberi perhatian besar pada faktor cuaca.

Mengacu pada informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, potensi hujan sedang hingga lebat masih mungkin terjadi pada periode Lebaran.

Taj Yasin mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi daerah rawan longsor dan banjir.

Pemerintah provinsi pun menyiapkan posko terpadu, jalur alternatif, serta dukungan layanan publik di titik-titik strategis.

Lonjakan mobilitas selama libur panjang Lebaran juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisata.

Karena itu, Pemprov berkoordinasi dengan pengelola destinasi agar mengatur kapasitas pengunjung dan sistem parkir secara disiplin guna mencegah kepadatan berlebih.

BNPB Siagakan Langkah Antisipasi
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Suharyanto, mengingatkan tren bencana hidrometeorologi masih tinggi pada awal 2026.

Ia mencatat ratusan kejadian bencana telah terjadi secara nasional, termasuk puluhan peristiwa banjir dan longsor di Jawa Tengah.

BNPB menyiapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, memetakan jalur mudik rawan bencana, hingga mengaktifkan pos komando di wilayah berisiko tinggi.

BNPB juga membuka opsi operasi modifikasi cuaca apabila kondisi ekstrem mengancam keselamatan masyarakat.

Selain itu, BNPB mengoptimalkan aplikasi InaRISK yang terhubung dengan berbagai kementerian dan lembaga.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melaporkan kejadian bencana secara cepat sehingga petugas segera merespons di lapangan.

Dengan sinergi lintas sektor, Pemprov Jateng optimistis dapat mengawal arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 secara maksimal.

Taj Yasin menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat sepanjang masa libur Idulfitri. (dkp)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Jelang Lebaran 2026, Pemprov Jateng Percepat Perbaikan Jalan hingga Akses Wisata

15 Maret 2026 - 00:00 WIB

PWDPI Kota Semarang Berbagi Takjil dan Pererat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama

14 Maret 2026 - 23:47 WIB

Jalur Tengah Jateng Siap Layani Arus Mudik Lebaran 2026

14 Maret 2026 - 23:19 WIB

Personel Polda Jawa Tengah Sigap Menolong Pemudik di Jalur Mudik

14 Maret 2026 - 22:26 WIB

Pemudik Apresiasi Bantuan Polisi Saat Alami Ban Pecah di Tol

14 Maret 2026 - 21:42 WIB

Polres Klaten Ungkap Kasus Pemerkosaan Perempuan Disabilitas

14 Maret 2026 - 20:55 WIB

Trending di Hukum & Kriminal