SEMARANG, Kabarjateng.id – Kakanwil BPN Jateng, Lampri, memimpin langsung kegiatan monev kinerja Kantor Pertanahan kabupaten/kota se-Jawa Tengah secara daring pada Jumat (13/02/2026).
Seluruh Kantor Pertanahan di 35 kabupaten/kota mengikuti agenda monev tersebut dari wilayah masing-masing.
Sementara Lampri bersama Kepala Bagian Tata Usaha dan para Kepala Bidang mengikuti rapat dari ruang rapat Kanwil BPN Jawa Tengah di Semarang.

Dalam arahannya, Lampri mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Kantor Pertanahan yang terus menjaga performa pelayanan kepada masyarakat.
Ia menilai pencapaian zero tunggakan layanan pertanahan sebagai bukti komitmen dan konsistensi seluruh satuan kerja dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Capaian ini harus kita jaga bersama. Zero tunggakan bukan hanya angka, tetapi wujud tanggung jawab kita kepada masyarakat yang membutuhkan kepastian hukum atas tanahnya,” tegasnya.
Selain itu, Lampri juga menyoroti percepatan penyelesaian kategori KW 4, 5, dan 6 yang menunjukkan progres signifikan.
Ia meminta seluruh kepala kantor pertanahan terus memperkuat koordinasi internal.
Selain itu juga melakukan pengawasan rutin, serta memastikan setiap target terselesaikan tepat waktu dan sesuai standar.
Menurutnya, konsistensi kinerja menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap layanan pertanahan.
Oleh karena itu, setiap satuan kerja harus mampu mengidentifikasi kendala di lapangan dan segera mengambil langkah solutif tanpa menunggu arahan lanjutan.
Percepatan Program Strategis Nasional PTSL 2026
Pada kesempatan yang sama, Lampri juga mendorong percepatan pelaksanaan program strategis nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026.
Ia meminta seluruh Kantor Pertanahan segera mematangkan perencanaan, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.
Program PTSL, lanjutnya, memegang peran penting dalam mempercepat pendaftaran tanah secara menyeluruh dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat di Jawa Tengah.
Karena itu, setiap satuan kerja harus bergerak cepat, responsif, dan terukur dalam merealisasikan target yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Kanwil BPN Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, menjaga disiplin kinerja, serta memperkuat dukungan terhadap program strategis nasional di bidang pertanahan.
Dengan langkah tersebut, BPN Jawa Tengah optimistis mampu menghadirkan layanan pertanahan yang profesional, transparan, dan akuntabel bagi seluruh masyarakat.







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.