Menu

Mode Gelap
 

Kabar Wonogiri · 10 Nov 2025 05:53 WIB

Remaja Brenggolo Tewas Tenggelam Saat Memancing di Sungai Guno, Jatiroto


					Remaja Brenggolo Tewas Tenggelam Saat Memancing di Sungai Guno, Jatiroto Perbesar

WONOGIRI, Kabarjateng.id – Suasana tenang di Desa Guno, Kecamatan Jatiroto, mendadak berubah menjadi panik pada Minggu (9/11/2025) siang.

Seorang remaja bernama QNH (16), warga Desa Brenggolo, dilaporkan tenggelam saat memancing bersama teman-temannya di aliran Sungai Guno, perbatasan antara Dusun Mlokolegi, Desa Guno, dan Desa Ngrompak, Kecamatan Jatisrono.

Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 11.45 WIB, korban bersama tiga temannya berangkat menuju sungai untuk memancing.

Namun, saat hendak menyiapkan umpan, korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai yang memiliki arus cukup deras. Ketiga rekannya yang tidak bisa berenang panik dan segera meminta pertolongan warga sekitar.

Warga yang mendapat laporan segera menghubungi aparat kepolisian. Tak lama kemudian, petugas piket Polsek Jatiroto bersama Bhabinkamtibmas Briptu Ade tiba di lokasi dan melakukan pencarian bersama masyarakat setempat.

Proses penyisiran dilakukan secara manual menyusuri aliran sungai yang cukup dalam dan licin.

Setelah hampir dua jam pencarian, sekitar pukul 14.00 WIB, jasad korban ditemukan dalam kondisi mengambang tidak jauh dari lokasi awal kejadian.

Petugas bersama warga kemudian mengevakuasi tubuh korban dan membawanya ke rumah duka di Dusun Semo, Desa Brenggolo.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak dilakukan autopsi.

Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa korban dan keluarga.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di area berbahaya seperti sungai dan waduk.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban. Semoga keluarga diberi ketabahan dan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan keselamatan, terutama anak-anak dan remaja saat bermain atau memancing di sungai,” ujar AKP Anom.

Kepolisian menegaskan pentingnya pengawasan orang tua dan kewaspadaan lingkungan agar peristiwa serupa tidak terulang.

Cuaca yang tidak menentu dan kondisi sungai yang licin kerap menjadi faktor risiko bagi warga yang beraktivitas di sekitar aliran air. (di)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Pekerja Informal Terima Bantuan Beras Jelang Lebaran dari Pemprov Jateng

14 Maret 2026 - 13:36 WIB

Arus Kendaraan Mulai Meningkat di Tol Ungaran pada Hari Kedua Ops Ketupat Candi 2026

14 Maret 2026 - 13:20 WIB

Operasi Ketupat Candi 2026, Polda Jateng Batasi Kendaraan Sumbu Tiga di Sejumlah Titik Kota Semarang

14 Maret 2026 - 12:58 WIB

Bus Pariwisata Arah Guci Dihimbau Tidak Melintasi Jalur Clirit, dan Dialihkan ke Jalur Pemalang

14 Maret 2026 - 12:32 WIB

Festival Tukar Takir SMAN 1 Paguyangan, Tradisi Ramadan yang Menguatkan Budaya dan Kebersamaan

14 Maret 2026 - 12:24 WIB

Bandara Ahmad Yani Semarang Salurkan 1.000 Paket Sembako di Bulan Ramadan

14 Maret 2026 - 10:34 WIB

Trending di KABAR JATENG