Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 6 Des 2025 08:33 WIB

Wali Kota Semarang Lepas 630 Pegiat KORMI untuk FORDA Jateng 2025, Tekankan Sportivitas dan Nama Baik Daerah


					Wali Kota Semarang Lepas 630 Pegiat KORMI untuk FORDA Jateng 2025, Tekankan Sportivitas dan Nama Baik Daerah Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Wali Kota Semarang, Agustina, resmi memberangkatkan 630 pegiat KORMI Kota Semarang yang akan mengikuti Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) Jawa Tengah 2025. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5–7 Desember 2025 di Stadion Manahan, Solo.

Dalam sambutannya di Hall Balai Kota Semarang, Jumat (5/12), Agustina menegaskan bahwa sportivitas harus menjadi pegangan utama seluruh peserta selama bertanding. Ia meminta para pegiat menjauhi tindakan curang dan menjaga integritas dalam setiap pertandingan.

“Sportivitas itu kunci utama dalam olahraga. Saya tidak ingin ada yang mencoba menang dengan cara-cara yang tidak jujur. Lakukan yang terbaik, tapi tetap menjunjung kejujuran. Olahraga harus nomor satu, sportivitas pun nomor satu,” ujarnya.

Meski memberi penekanan terkait etika bertanding, Agustina tetap percaya kontingen Semarang mampu mempertahankan gelar juara umum seperti pada FORDA sebelumnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pegiat agar menjaga sikap dan kehormatan Kota Semarang selama berada di Solo.

“Saya minta kalian menjaga perilaku dan membawa nama baik Kota Semarang. Pemerintah Kota terus berupaya memajukan olahraga masyarakat agar semakin berkembang,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Agustina menyinggung peran strategis KORMI sebagai lembaga yang membina olahraga masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar pegiat yang berangkat menggunakan biaya mandiri, sehingga ia mendorong pembinaan yang lebih merata ke depan.

“Sebagian besar dari 630 pegiat ini berangkat tanpa anggaran dari pemda. Mereka mandiri. Maka KORMI harus bisa meratakan pembinaan agar tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Agustina juga mendorong adanya pemberian bonus bagi pegiat berprestasi, agar setara dengan penghargaan yang diberikan kepada atlet KONI maupun NPC. Menurutnya, hal itu layak dilakukan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah.

“Siapapun yang menang harus mendapat apresiasi tambahan. Anggarannya bisa diatur. Jangan ragu mengusulkan,” tegasnya, disambut tepuk tangan dari para peserta.

Ia juga mengingatkan seluruh pegiat untuk menjaga kesehatan, disiplin, dan manajemen waktu selama mengikuti kegiatan di Solo.

Sementara itu, Ketua KORMI Kota Semarang, Lely Purwandari, menjelaskan bahwa KORMI berfokus pada pengembangan olahraga masyarakat dan rekreasi yang melibatkan partisipasi luas. Hal ini berbeda dengan KONI yang membina olahraga prestasi.

“Tahun ini kami mengirimkan 32 Induk Organisasi dari total 36 Inorga yang ada. Mereka terbagi dalam tiga komisi, yakni olahraga kesehatan dan kebugaran, olahraga tradisional, serta olahraga petualangan dan tantangan,” jelasnya.

Lely menegaskan bahwa seluruh peserta merupakan masyarakat umum, bukan atlet prestasi. Ia berharap capaian juara umum pada FORDA 2024 di Banyumas dapat kembali terulang tahun ini.

Menariknya, kontingen Semarang juga diikuti pegiat dari berbagai rentang usia, mulai dari anak 6 tahun pada cabang panahan hingga peserta berusia 80 tahun dari olahraga pernapasan PORPI.

Menutup acara, Agustina menyampaikan harapan agar seluruh kegiatan FORDA berjalan lancar dan seluruh pegiat kembali ke Semarang dengan selamat.

“Semoga kompetisi berlangsung tanpa kendala. Pemkot dan warga Semarang berharap kalian pulang dalam keadaan sehat serta kembali meraih juara umum,” tutupnya. (day)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Jelang Lebaran 2026, Pemprov Jateng Percepat Perbaikan Jalan hingga Akses Wisata

15 Maret 2026 - 00:00 WIB

PWDPI Kota Semarang Berbagi Takjil dan Pererat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama

14 Maret 2026 - 23:47 WIB

Jalur Tengah Jateng Siap Layani Arus Mudik Lebaran 2026

14 Maret 2026 - 23:19 WIB

Personel Polda Jawa Tengah Sigap Menolong Pemudik di Jalur Mudik

14 Maret 2026 - 22:26 WIB

Pemudik Apresiasi Bantuan Polisi Saat Alami Ban Pecah di Tol

14 Maret 2026 - 21:42 WIB

Polres Klaten Ungkap Kasus Pemerkosaan Perempuan Disabilitas

14 Maret 2026 - 20:55 WIB

Trending di Hukum & Kriminal