SEMARANG, Kabarjateng.id – Wakil Bupati Semarang, Nur Arifah, mendorong para kader Muslimat Nahdlatul Ulama agar berperan sebagai mitra strategis dalam menyukseskan berbagai program pemerintah daerah.
“Muslimat NU merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang bergerak di bidang keagamaan. Kami memiliki delapan program utama yang terus kami jalankan,” kata Arifah di Ungaran, Minggu (8/3/2026) siang.
Perkuat Peran Muslimat NU di Tengah Masyarakat
Arifah menjelaskan, kader Muslimat NU aktif melindungi perempuan dan anak dari tindak kekerasan.
Para kader menjalankan peran itu setelah mengikuti pendidikan paralegal yang membekali mereka dengan pemahaman hukum dasar.
Selain itu, Muslimat NU juga berupaya memperkuat perekonomian keluarga melalui berbagai pelatihan keterampilan.
Organisasi tersebut menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta sejumlah pihak lain untuk menyelenggarakan pelatihan menjahit di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK).
“Kami bekerja sama dengan Baznas dan beberapa lembaga lain untuk mengadakan pelatihan menjahit bagi kader dan masyarakat,” jelasnya.
Fokus Program Kesehatan dan Pencegahan Stunting
Muslimat NU juga memberi perhatian besar pada bidang kesehatan. Arifah mengatakan, para kader aktif menyukseskan program Keluarga Berencana (KB) serta memberikan layanan kesehatan bagi para lansia.
“Kader Muslimat juga ikut berperan dalam pencegahan stunting serta memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya lansia,” ujarnya.
Di bidang sosial, Muslimat NU turut membantu pemerintah dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami juga membantu pemerintah dalam kegiatan sosial, terutama dengan memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu,” paparnya.
Gerakan Peduli Lingkungan Mustika Darlin
Selain fokus pada kegiatan sosial dan kesehatan, Muslimat NU juga menggalakkan kepedulian terhadap lingkungan.
Arifah menjelaskan, setiap kegiatan organisasi menerapkan gerakan “datang bersih pulang bersih”.
“Gerakan ini kami sebut Mustika Darlin, singkatan dari Muslimat Cantik Sadar Lingkungan. Setiap kegiatan harus tetap menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan sampah,” katanya.
PAC Muslimat NU Ungaran Timur Salurkan 100 Paket Bapokting
Sementara itu, Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Ungaran Timur, Siti Rochmah, menegaskan komitmen organisasinya untuk mandiri dalam menjalankan berbagai kegiatan.
Menurutnya, PAC Muslimat NU Ungaran Timur terus mendukung program PC Muslimat NU Kabupaten Semarang tanpa bergantung pada proposal bantuan.
“Kami berupaya menjalankan kegiatan secara mandiri. Sebisa mungkin kegiatan kami berasal dari iuran para pengurus,” jelasnya.
Dalam kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an tersebut, pengurus PAC juga menyalurkan bantuan sosial berupa 100 paket bahan pokok penting (bapokting) kepada anggota Muslimat NU di tingkat ranting.
“Total ada 100 paket. Setiap ranting menerima 10 paket yang kami khususkan untuk hafizah dan anggota yang kurang mampu,” kata Siti Rochmah.
Ia menambahkan, seluruh kegiatan sosial tersebut bersumber dari iuran para pengurus PAC yang berjumlah sekitar 50 orang.
“Alhamdulillah, dari iuran pengurus kami bisa menyelenggarakan kegiatan sekaligus membantu kader yang membutuhkan,” pungkasnya. (arh)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.