SEMARANG, Kabarjateng.id – Polres Semarang menggelar lomba pembiasaan Artificial Intelligence (AI) bertema pesan kamtibmas bagi siswa SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Semarang pada Senin, 23 Februari 2026.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini berlangsung di sepuluh sekolah peserta.
Sementara panitia menggelar puncak acara penyerahan hadiah di Ruang Rupatama Polres Semarang.
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy membuka kegiatan tersebut secara resmi sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang.
Sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Semarang turut menghadiri kegiatan itu.
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak berhenti pada ajang perlombaan semata.
Ia menegaskan para siswa harus mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing, khususnya dalam penggunaan Artificial Intelligence secara bijak dan bertanggung jawab.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya mampu membuat karya berbasis AI.
“Tetapi juga menjadi agen bagi teman-temannya di sekolah dalam menggunakan AI secara cerdas, kritis, dan tidak menyalahgunakan teknologi,” ungkapnya.
Sepuluh Sekolah Unjuk Kreativitas Video Berbasis AI
Sepuluh sekolah mengikuti lomba tersebut, yakni SMA Negeri 2 Ungaran, SMK Widya Praja Ungaran, SMK Bina Nusantara Ungaran, SMA Negeri 1 Bergas.
Kemudian SMK Negeri 1 Pringapus, SMA Negeri 1 Ambarawa, SMA Islam Sudirman Ambarawa, SMA Negeri 1 Ungaran, SMK NU Ungaran, serta SMK H. Moenadi Ungaran.
Melalui lomba ini, panitia menantang para siswa memanfaatkan teknologi AI untuk membuat video kreatif yang memuat pesan kamtibmas.
Beberapa waktu sebelumnya, tim Mafindo AI Ready ASEAN memberikan pembekalan dan pelatihan kepada siswa dari masing-masing sekolah peserta.
“Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana edukasi agar pelajar memahami cara kerja AI.
“Mampu mengevaluasi hasilnya, mengenali potensi bias, serta menganalisis informasi secara logis dan kritis,” tambah AKBP Ratna.
Polres Semarang Perkuat Pendekatan Preemtif dan Edukatif
Setelah para instruktur dari berbagai satuan fungsi Polres Semarang menilai seluruh karya peserta, dewan juri menetapkan SMA Negeri 1 Bergas sebagai peraih kategori video terbaik.
SMK Negeri 1 Pringapus meraih juara pertama, SMA Negeri 1 Ungaran meraih juara kedua, sedangkan juara ketiga diraih bersama oleh SMA Negeri 2 Ungaran, SMK Widya Praja Ungaran, dan SMA Negeri 1 Ambarawa.
Melalui kegiatan ini, Polres Semarang memperkuat pendekatan preemtif dan edukatif dalam membangun kemitraan dengan dunia pendidikan.
Lewat pemanfaatan teknologi digital, jajaran kepolisian mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya melek teknologi.
Tetapi juga memiliki kesadaran hukum serta kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
Editor: Mualim







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.