Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 11 Jan 2026 09:56 WIB

NU Peduli Jateng Kirim Relawan ke Aceh, Gus Mandzhur Tegaskan Bantuan Sudah Berdasarkan Asesmen


					NU Peduli Jateng Kirim Relawan ke Aceh, Gus Mandzhur Tegaskan Bantuan Sudah Berdasarkan Asesmen Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah secara resmi melepas keberangkatan 22 relawan NU Peduli Jateng beserta bantuan logistik tahap awal untuk masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sabtu (10/1/2026) sore.

Seluruh bantuan yang dihimpun dari warga NU se-Jawa Tengah dipastikan telah disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Ketua NU Peduli Jateng, KH Mandzhur Labib, menyampaikan bahwa sebelum pemberangkatan relawan, tim telah melakukan asesmen langsung untuk memetakan kondisi dan kebutuhan warga terdampak.

Dengan dasar tersebut, bantuan yang disalurkan diharapkan benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal.

“Kami sudah mengantongi data hasil asesmen. Insya Allah bantuan dari warga NU Jawa Tengah dapat diterima sesuai kebutuhan masyarakat di Aceh,” ujar Gus Mandzhur usai apel pemberangkatan di halaman Kantor PWNU Jateng, Jalan dr Cipto Nomor 180, Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur.

Pengasuh Pesantren Sabilunnajah, Desa Penjalin, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal itu menjelaskan bahwa misi kemanusiaan NU Peduli tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga berorientasi pada pemulihan berkelanjutan melalui pendekatan pemberdayaan komunitas.

Berdasarkan hasil kajian lapangan, NU Peduli Jateng memfokuskan bantuan pada pemulihan fasilitas umum yang menunjang aktivitas keagamaan dan pendidikan masyarakat.

Fasilitas tersebut antara lain pembangunan atau perbaikan TPQ dan TPA, meunasah atau musala, masjid, madrasah, sekolah, dayah atau pesantren, serta sarana umum lain di wilayah terdampak.

“Fokus utama kami adalah fasilitas ibadah dan pendidikan agama, karena ini menjadi pusat penguatan mental dan spiritual masyarakat pascabencana,” jelasnya.

Selain bantuan pemulihan fasilitas umum, tim NU Peduli Jateng juga membawa bantuan logistik berupa sarung, mukena, pakaian baru, dan kebutuhan pendukung lainnya.

Tak kalah penting, relawan juga akan menjalankan program dukungan psikososial untuk membantu memulihkan kondisi mental dan trauma warga terdampak bencana.

Untuk mendukung program tersebut, para relawan yang diberangkatkan memiliki latar belakang keahlian yang beragam, mulai dari tukang kayu, tukang batu, teknisi listrik, hingga tenaga trauma healing.

Dalam misi kemanusiaan ini, NU Peduli Jateng turut membawa sejumlah sarana pendukung, seperti motor trail, mobil pikap double cabin, ambulans, serta berbagai peralatan kerja yang dibutuhkan di lapangan.

Adapun lokasi sasaran bantuan meliputi Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.

“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar misi kemanusiaan ini dapat berjalan lancar, terukur, dan mencapai target yang diharapkan,” tutup Gus Mandzhur.

Sebagai informasi, pelepasan relawan dilakukan secara seremonial oleh Rais Syuriah PWNU Jateng, KH Ubaidillah Shadaqah, setelah memimpin doa penutup apel.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Lazisnu Jateng Muhammad Mahsun juga menerima bantuan dana sebesar Rp32 juta secara simbolis dari Pimpinan Cabang Fatayat NU Kota Semarang. (arh)

 

Editor: Mualim

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

325 Bus Siap Angkut 16 Ribu Pemudik, Armada Mudik Gratis Jateng Mulai Berdatangan di TMII

15 Maret 2026 - 18:00 WIB

Dua Kendaraan Pemudik Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang–Solo, Dua Penumpang Luka

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Tawuran di Jalan Raya Tuntang, Polisi Amankan Sejumlah Remaja

15 Maret 2026 - 17:26 WIB

Hari ke-2 Operasi Ketupat Candi 2026, 31.703 Kendaraan Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung

15 Maret 2026 - 17:02 WIB

Mudik Gratis Jateng 2026 Siap Berangkat, 325 Bus dan Awak Lulus Pemeriksaan

15 Maret 2026 - 16:43 WIB

Polres Demak Tertibkan Balap Liar di Jalan Lingkar Terminal Baru, 114 Remaja Diamankan 

15 Maret 2026 - 12:22 WIB

Trending di Daerah