SEMARANG, Kabarjateng.id – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, menggelar rangkaian syiar keagamaan yang bertujuan mempererat kekompakan warga NU dan masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut menghadirkan penceramah nasional, Ustazah Mumpuni Handayayekti, sebagai bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (23/11/2025).
Ketua PAC Muslimat NU Ungaran Timur, Siti Rochmah, M.Pd, menjelaskan bahwa menghadirkan Ustazah Mumpuni merupakan salah satu strategi untuk memperkuat keguyuban Nahdliyyin di wilayahnya.
Ia mengatakan bahwa kehadiran tokoh populer tersebut menjadi daya tarik bagi masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan organisasi.
“Agenda kali ini merupakan bentuk syiar sekaligus ajakan agar masyarakat lebih solid bersama NU. Kami ingin seluruh Nahdliyyin turut menghidupkan kegiatan di Ungaran Timur,” ujarnya saat ditemui di halaman Gedung Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) Ungaran Timur, lokasi kegiatan diselenggarakan.
Siti menjelaskan bahwa acara ini sebenarnya sudah direncanakan sejak bulan Rabiul Awal, bertepatan dengan momen kelahiran Rasulullah.
Namun pelaksanaannya sempat tertunda karena penyesuaian teknis dengan manajemen narasumber.
“Alhamdulillah, beberapa waktu lalu kami mendapat konfirmasi dari manajemen baru, sehingga kegiatan dapat terlaksana hari ini,” terangnya.
Sejak dilantik pada tahun lalu, PAC Muslimat NU Ungaran Timur terus menjalankan berbagai program yang diwariskan pengurus sebelumnya, dengan sedikit penyempurnaan teknis agar lebih efektif.
Beragam kegiatan pun rutin dilakukan, mulai dari rapat internal, pengajian, hingga kegiatan sosial seperti NU Peduli, santunan yatim, dan bantuan usaha untuk ibu-ibu anggota.
Dukungan dari Lazisnu turut membantu memperkuat gerakan filantropi tersebut.
Ketua MWCNU Ungaran Timur, Sokhis MT, memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang hadir.
Menurutnya, jumlah jamaah mencapai lebih dari 1.500 orang, melebihi target awal panitia.
“Respons warga sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa Muslimat dan badan otonom NU lainnya semakin solid dan saling menguatkan,” katanya.
Pesan Keagamaan: Syukur dan Akhlak Mulia
Dalam tausiyahnya, Ustazah Mumpuni mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT.
Ia menekankan bahwa hujan maupun kondisi alam lainnya merupakan bentuk rahmat, meski terkadang membawa tantangan dalam beraktivitas.
Ustazah Mumpuni juga memberi pesan khusus kepada kader IPPNU, Fatayat, serta para anggota Muslimat NU agar meneladani akhlak Rasulullah.
Menurutnya, menjadi perempuan shalihah tidak cukup hanya dengan menutup aurat, tetapi juga harus diwujudkan dalam perilaku yang santun, jujur, dan penuh kasih.
Di akhir ceramah, ia mengajak hadirin untuk memperbanyak sedekah sesuai kemampuan masing-masing.
Ia mengingatkan agar seseorang tidak bersikap seolah tidak mampu, padahal Allah telah memberikan kelapangan rezeki.
“Bersedekahlah sesuai kemampuan, karena kebaikan sekecil apa pun akan kembali kepada diri kita,” pesannya. (arh)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.