SEMARANG, Kabarjateng.id — Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA., mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana yang berlangsung di Gedung Grahadika Bakti Praja.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah tersebut juga dihadiri jajaran Polda Jateng, BNPB, serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Selasa (18/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Kasdam menegaskan bahwa kepala daerah memegang peran sentral sebagai Incident Commander saat terjadi bencana.
Menurutnya, proses penanganan bencana menuntut langkah cepat, terarah, dan terkoordinasi antarlembaga.
Ia juga menyoroti pentingnya penunjukan komandan satuan dari TNI atau Polri di wilayah terdampak, agar komando penanganan darurat dapat berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Kasdam juga menjelaskan bahwa Kodam IV/Diponegoro secara rutin menyelenggarakan latihan kesiapsiagaan bencana di tingkat Kodim.
Latihan tersebut berfungsi memperbarui pemetaan kerawanan, menilai kesiapan jalur evakuasi, serta memastikan kondisi peralatan dan protap penanggulangan bencana selalu siap digunakan.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan respons cepat ketika terjadi situasi darurat.
Ia menambahkan bahwa sinergi seluruh instansi menjadi faktor penentu dalam meminimalkan risiko dan dampak bencana.
Melalui rakor ini, diharapkan terbentuk kesamaan persepsi, pola komunikasi, dan langkah operasional di antara seluruh pemangku kepentingan.
Dengan demikian, penanganan darurat dapat berlangsung lebih cepat, lebih terpadu, dan lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang terdampak. (di)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.