Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 20 Nov 2025 15:19 WIB

KAI Daop 4 Catat 440 Barang Tertinggal Januari–Oktober 2025, Pelanggan Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Nataru


					KAI Daop 4 Catat 440 Barang Tertinggal Januari–Oktober 2025, Pelanggan Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Nataru Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 440 barang tertinggal di area stasiun maupun di atas rangkaian kereta sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Jika ditotal, nilai estimasi seluruh barang tersebut mencapai lebih dari Rp923 juta.

Dari ratusan barang yang ditemukan, sebagian besar berupa barang bernilai tinggi seperti telepon genggam, laptop, hingga perhiasan.

Seluruh barang itu kemudian ditangani melalui layanan Lost and Found sebagai bentuk peningkatan keamanan dan pelayanan kepada pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pihaknya terus memperkuat aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa kereta api, termasuk melalui sistem pencatatan barang temuan.

“KAI Daop 4 Semarang berkomitmen memberikan pelayanan yang aman, terpercaya, dan responsif. Layanan Lost and Found kami hadir untuk membantu pelanggan mendapatkan kembali barang yang tertinggal,” ujar Franoto.

Ia menerangkan bahwa laporan kehilangan dapat disampaikan kepada kondektur, petugas Polsuska, maupun melalui KAI Contact Center 121. Setelah laporan masuk, petugas segera menelusuri keberadaan barang tersebut.

“Jika barang cepat ditemukan, pengembalian dilakukan langsung kepada pemilik. Bila memerlukan waktu lebih lama, pelanggan akan mendapatkan informasi berkala mengenai proses pencarian,” tambahnya.

Pelanggan yang mengambil kembali barangnya diwajibkan menunjukkan identitas diri sebagai bentuk verifikasi.

Informasi mengenai barang temuan juga diumumkan melalui pengeras suara stasiun agar pemilik dapat segera mengetahuinya.

Sementara itu, untuk barang berupa makanan, masa penyimpanan dibatasi hanya 1×24 jam sebelum dimusnahkan demi menjaga kebersihan dan keamanan area stasiun.

Setiap barang yang ditemukan akan diberi label, dicatat, serta diinput ke dalam database Lost and Found KAI yang telah terhubung secara nasional.

Dengan sistem tersebut, pelanggan dapat melakukan pengecekan atau pelaporan di stasiun mana pun dalam jaringan KAI.

Memasuki masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Franoto mengingatkan seluruh pelanggan agar memperhatikan barang bawaan dengan lebih cermat.

“Kami mengimbau penumpang untuk selalu mengecek kursi, rak bagasi, dan area sekitar sebelum turun dari kereta. Kewaspadaan kecil dapat mencegah kehilangan,” tutupnya. (day)


Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Mudik Gratis Jateng 2026 Siap Berangkat, 325 Bus dan Awak Lulus Pemeriksaan

15 Maret 2026 - 16:43 WIB

Polres Demak Tertibkan Balap Liar di Jalan Lingkar Terminal Baru, 114 Remaja Diamankan 

15 Maret 2026 - 12:22 WIB

OSIS SMPN 1 Bumiayu Gelar Safari Ramadan, Bagikan Ribuan Takjil untuk Warga

15 Maret 2026 - 12:10 WIB

Polda Jateng Ingatkan Pemudik Tidak Berhenti di Bahu Jalan Tol

15 Maret 2026 - 09:24 WIB

Kapolres Kendal Tinjau Pos Pengamanan, Pastikan Mudik Lancar

15 Maret 2026 - 09:02 WIB

Warga Brangkongan Geger, Seorang Pria Tewas di Atas Pohon Kelapa

15 Maret 2026 - 06:34 WIB

Trending di Daerah