Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 4 Jan 2026 16:25 WIB

Jumlah Penerima Bisaroh Naik Tajam pada 2026, Pemkot Semarang Perkuat Dukungan bagi Pelayan Umat


					Jumlah Penerima Bisaroh Naik Tajam pada 2026, Pemkot Semarang Perkuat Dukungan bagi Pelayan Umat Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Kota Semarang mengawali tahun anggaran 2026 dengan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat akar rumput.

Dalam rangkaian Upacara Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar di Halaman Balai Kota Semarang, Sabtu (3/1), Pemkot Semarang mengumumkan perluasan signifikan penerima bantuan operasional pelayan umat atau Bisaroh.

Pengumuman tersebut disampaikan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng melalui Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin.

Ia menegaskan, jumlah penerima Bisaroh pada 2026 mengalami peningkatan sebesar 56,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Jika pada 2025 bantuan diberikan kepada 6.572 orang, maka pada tahun ini jumlahnya bertambah menjadi 10.297 penerima.

Iswar menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan wujud konkret kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan perhatian kepada para pelayan umat yang selama ini berperan penting menjaga kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

Mereka meliputi pendidik keagamaan, pengurus rumah ibadah, perawat jenazah, hingga tokoh-tokoh pelayanan keagamaan di tingkat lingkungan.

“Para pelayan umat memiliki kontribusi besar dalam merawat kerukunan dan nilai-nilai moral di tengah masyarakat. Peningkatan jumlah penerima Bisaroh ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi mereka, sekaligus komitmen Pemkot Semarang untuk terus memperhatikan kesejahteraan kelompok tersebut,” ujar Iswar.

Ia menambahkan, kebijakan ini sejalan dengan tema besar Hari Amal Bhakti ke-80 Kementerian Agama, yakni Umat Rukun, Indonesia Maju.

Menurutnya, kondisi Kota Semarang yang aman dan harmonis tidak terlepas dari peran para pelayan umat yang aktif membangun toleransi dan kebersamaan di tingkat akar rumput.

Lebih lanjut, Iswar juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemkot Semarang dan Kementerian Agama yang selama ini telah terjalin dengan baik. Kolaborasi tersebut, kata dia, akan terus diperkuat melalui berbagai program dan inovasi pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Peringatan Hari Amal Bhakti ini menjadi momentum refleksi bagi kita semua untuk terus membangun kehidupan sosial-keagamaan yang inklusif dan berkeadilan. Menghargai pengabdian para pelayan umat berarti menjaga fondasi persaudaraan dan persatuan di Kota Semarang,” pungkasnya. (day)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Forum Peduli Bangsa Jateng Bagikan 1000 Takjil untuk Pengguna Jalan di Kalipancur 

14 Maret 2026 - 18:25 WIB

Pekerja Informal Terima Bantuan Beras Jelang Lebaran dari Pemprov Jateng

14 Maret 2026 - 13:36 WIB

Arus Kendaraan Mulai Meningkat di Tol Ungaran pada Hari Kedua Ops Ketupat Candi 2026

14 Maret 2026 - 13:20 WIB

Operasi Ketupat Candi 2026, Polda Jateng Batasi Kendaraan Sumbu Tiga di Sejumlah Titik Kota Semarang

14 Maret 2026 - 12:58 WIB

Bus Pariwisata Arah Guci Dihimbau Tidak Melintasi Jalur Clirit, dan Dialihkan ke Jalur Pemalang

14 Maret 2026 - 12:32 WIB

Festival Tukar Takir SMAN 1 Paguyangan, Tradisi Ramadan yang Menguatkan Budaya dan Kebersamaan

14 Maret 2026 - 12:24 WIB

Trending di Daerah