SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bergerak cepat menangani jalan ambles yang menimbulkan lubang besar di depan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Jatingaleh, Kecamatan Candisari.
Lubang sedalam sekitar tiga meter itu muncul pada Minggu (22/2) malam.
Pemkot langsung mengambil langkah penanganan untuk memastikan keselamatan warga serta menjaga akses menuju kawasan permukiman tetap aman.
Peninjauan Langsung Wakil Wali Kota
Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, meninjau langsung lokasi pada malam kejadian.
Ia menyampaikan dugaan awal bahwa amblesnya jalan kaitan dengan kondisi saluran di bawah permukaan tanah.
“Kebetulan tadi dapat informasi bahwa ada jalan yang ambles. Saya kira laporan itu di depan Disdik. Setelah kami analisa, ada saluran di sana yang tidak tembus ke sini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saluran dengan kedalaman sekitar dua hingga tiga meter berada tepat di bawah badan jalan.
Tutup saluran ambles dan patah, sehingga urugan tanah di atasnya ikut turun akibat gerusan air.
Iswar menegaskan, DPU segera menyelesaikan perbaikan agar akses warga tidak putus.
“Besok teman-teman PU menyelesaikan pekerjaan ini. Karena ada jalan kampung di atas sana, kalau sampai putus tentu kasihan warga,” katanya.
DPU Turunkan Alat Berat dan Lakukan Pembongkaran
Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, mengatakan pihaknya langsung menurunkan alat berat pada Senin (23/2) untuk membongkar badan jalan dan memeriksa struktur di bawahnya.
Ia menyebut dugaan awal mengarah pada pertemuan dua jenis konstruksi saluran berbeda, yakni box culvert dan buis beton.
“Kemungkinan di bawah ini ada crossing saluran. Satu berbentuk box culvert, satunya buis beton. Perbedaan bentuk ini bisa menimbulkan rongga. Dari situ terjadi rembesan yang mengikis tanah. Namun, kami masih mendalami hasil pembongkaran untuk memastikan penyebab pastinya,” ujar Suwarto.
Penguatan Konstruksi dan Pengalihan Arus
Ia menambahkan, perbedaan struktur tersebut memungkinkan terbentuknya ruang kosong yang memicu gogosan tanah, terutama saat hujan deras mengguyur.
DPU akan memperkuat konstruksi crossing saluran dan menyamakan jenis konstruksinya jika diperlukan agar tidak muncul rembesan di kemudian hari.
Selain itu, DPU berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengalihkan arus kendaraan sementara melalui area Kantor Disdik.
Langkah ini menjaga mobilitas warga tetap lancar selama proses perbaikan berlangsung.
Pemkot Semarang memastikan seluruh jajaran bekerja cepat dan menyeluruh agar akses kembali normal serta mencegah kejadian serupa terulang. (day)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.