Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 28 Feb 2026 21:26 WIB

Diskusi Publik di Bulusan, Bawaslu–DPRD Ajak Warga Awasi Pemilu Secara Aktif


					Diskusi Publik di Bulusan, Bawaslu–DPRD Ajak Warga Awasi Pemilu Secara Aktif Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id — Bawaslu Kota Semarang menggandeng DPRD Kota Semarang menggelar diskusi publik pada Rabu, 25 Februari 2026, di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang.

Panitia menghadirkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari Karang Taruna, PKK, LMPK, hingga perwakilan RT dan RW untuk memperkuat peran warga dalam mengawal proses demokrasi.

Perkuat Pengawasan Partisipatif di Tingkat Kelurahan

Bawaslu dan DPRD membuka ruang dialog antara penyelenggara Pemilu, legislatif, dan masyarakat dalam diskusi publik itu.

Mereka mendorong warga memahami potensi pelanggaran Pemilu sekaligus berani melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang muncul di lingkungan masing-masing.

Melalui forum ini, peserta berdiskusi secara terbuka tentang pentingnya pengawasan partisipatif sebagai fondasi demokrasi yang sehat.

Para peserta aktif menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta pengalaman mereka terkait dinamika Pemilu di tingkat akar rumput.

Diskusi berlangsung interaktif dan penuh antusiasme.

DPRD Tekankan Pemilu sebagai Fondasi Demokrasi

Anggota Komisi A Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Semarang, Moh Rodhi, S.Pd., M.Pd, hadir sebagai narasumber.

Ia menegaskan bahwa Pemilu memegang peran sentral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pemilu merupakan sarana vital untuk menyuarakan kehendak rakyat. Karena itu, setiap warga negara perlu menggunakan hak pilih secara bijak dan ikut berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa,” ujar Moh Rodhi.

Ia juga mengajak masyarakat Bulusan menjaga kualitas demokrasi dengan menolak praktik politik uang, ujaran kebencian, serta kampanye hitam yang berpotensi merusak persatuan.

Bawaslu Ajak Warga Terlibat Langsung

Anggota Bawaslu Kota Semarang, Maria Goreti Jutari Risma Hanjayani, S.H., M.H., menegaskan bahwa masyarakat memiliki posisi strategis dalam menjaga integritas Pemilu.

Menurutnya, warga bukan hanya pemilik hak konstitusional, tetapi juga penjaga nilai-nilai demokrasi.

“Masyarakat memegang peran penting dalam setiap tahapan Pemilu. Warga tidak hanya menggunakan hak pilih, tetapi juga mengawal integritas prosesnya,” tegas Maria Goreti.

Ia mengajak warga mengikuti berbagai program yang Bawaslu selenggarakan, seperti Pendidikan Pengawasan Partisipatif dan Forum Warga Pengawasan Partisipatif.

Selain itu, masyarakat juga dapat mendaftar sebagai pengawas Pemilu pada periode berikutnya.

“Bapak/ibu atau mas/mbak bisa ikut pendidikan pengawasan partisipatif, forum warga, atau mendaftar sebagai pengawas Pemilu di tahun selanjutnya. Come join us,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu dan DPRD membangun komitmen bersama dengan masyarakat Bulusan untuk menjaga integritas Pemilu.

Seluruh elemen warga memegang tanggung jawab yang sama dalam memastikan Pemilu berjalan jujur, adil, dan bermartabat.

 

Editor: Mualim

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kapolres Ajak Pelajar SMK NU Ungaran Isi Ramadan dengan Kegiatan Positif

11 Maret 2026 - 23:08 WIB

Exit Tol Fungsional Ambarawa Siap Digunakan, Polres Semarang Siagakan Personel

11 Maret 2026 - 22:54 WIB

Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Kuatkan Putusan PN Jepara Terkait Sengketa Penarikan Mobil

11 Maret 2026 - 22:26 WIB

Salah Ikuti Google Maps, Ford Fiesta Nyungsep dan Tabrak Rumah Warga di Ungaran Timur 

11 Maret 2026 - 22:02 WIB

Kapolres Tegal Cek Kesiapan Pos Pengamanan Ops Ketupat Candi 2026

11 Maret 2026 - 20:41 WIB

Polres Tegal Laksanakan Ramp Check Bus Pariwisata di Pool Dedy Jaya

11 Maret 2026 - 20:37 WIB

Trending di Berita Polri