Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 20 Nov 2025 18:05 WIB

Dari Jelantah Menjadi Produk Bernilai: Pemkot Semarang Apresiasi Kreativitas Pelajar di Pasar Johar


					Dari Jelantah Menjadi Produk Bernilai: Pemkot Semarang Apresiasi Kreativitas Pelajar di Pasar Johar Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, hadir dalam Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi Berbahan Minyak Jelantah yang digelar Lembaga Keterampilan dan Pelatihan (LKP) Johar Selatan Baru di lantai 4 Pasar Johar, Kamis (20/11).

Kegiatan ini diikuti para siswa SMP sebagai bagian dari edukasi lingkungan sekaligus pembelajaran kecakapan hidup.

Dalam kesempatan tersebut, Iswar menekankan bahwa pelatihan ini menjadi sarana penting untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia sekolah.

Ia mengingatkan bahwa minyak jelantah tidak boleh dibuang sembarangan karena dapat mencemari tanah dan air.

Melalui kegiatan praktik ini, para pelajar diajak melihat langsung bagaimana limbah rumah tangga bisa diolah menjadi produk bermanfaat, seperti lilin aromaterapi dan sabun cuci.

Ketua Paguyuban LKP Johar Selatan Baru, Aik Solikati, menjelaskan bahwa pelatihan kreatif ini tidak hanya mengajarkan keterampilan dasar, tetapi juga mendorong tumbuhnya jiwa wirausaha.

Menurutnya, banyak limbah rumah tangga yang sebenarnya memiliki potensi ekonomi jika dikelola dengan baik.

Melalui pelatihan ini, siswa diperkenalkan pada peluang usaha sederhana yang dapat dikembangkan di masa depan.

Wakil Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada pihak sekolah yang turut mengajak siswa belajar langsung di Pasar Johar.

Ia mengingatkan bahwa pasar tersebut merupakan bangunan cagar budaya yang menjadi identitas Kota Semarang.

Pemahaman mengenai sejarah dan warisan budaya ini, kata Iswar, penting untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap kotanya.

Selain edukasi lingkungan dan kewirausahaan, kegiatan ini juga menjadi ruang pembinaan karakter.

Iswar kembali mengingatkan para pelajar agar terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran, perundungan, maupun penyalahgunaan narkoba.

Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan positif sejak dini sebagai modal mempersiapkan diri menuju Indonesia Emas 2045.

“Ketika kalian memasuki tahun 2045, usia kalian berada pada fase produktif. Masa depan bangsa ada di tangan kalian. Karena itu, isi masa muda dengan hal-hal baik,” pesannya kepada para siswa.

Pada akhir kegiatan, Iswar mengajak seluruh peserta untuk terus peduli terhadap lingkungan, menjaga sikap, serta memperkuat kebersamaan sebagai generasi penerus bangsa.

Pemerintah Kota Semarang juga akan menjajaki kerja sama lanjutan dengan LKP, sekolah, dan komunitas masyarakat agar program seperti ini dapat diperluas dan menjadi bagian dari ekosistem kewirausahaan ramah lingkungan di kota ini. (day)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kapolres Ajak Pelajar SMK NU Ungaran Isi Ramadan dengan Kegiatan Positif

11 Maret 2026 - 23:08 WIB

Exit Tol Fungsional Ambarawa Siap Digunakan, Polres Semarang Siagakan Personel

11 Maret 2026 - 22:54 WIB

Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Kuatkan Putusan PN Jepara Terkait Sengketa Penarikan Mobil

11 Maret 2026 - 22:26 WIB

Salah Ikuti Google Maps, Ford Fiesta Nyungsep dan Tabrak Rumah Warga di Ungaran Timur 

11 Maret 2026 - 22:02 WIB

Kapolres Tegal Cek Kesiapan Pos Pengamanan Ops Ketupat Candi 2026

11 Maret 2026 - 20:41 WIB

Polres Tegal Laksanakan Ramp Check Bus Pariwisata di Pool Dedy Jaya

11 Maret 2026 - 20:37 WIB

Trending di Berita Polri