SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong pembangunan agar masyarakat lebih sejahtera. Fokusnya mencakup infrastruktur, pengurangan kemiskinan, investasi, dan pertumbuhan ekonomi di seluruh daerah.
Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan pembangunan sukses karena kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk swasta, akademisi, tokoh masyarakat, dan relawan di kabupaten/kota.
Pentingnya Gotong Royong
“Membangun Jawa Tengah bukan pekerjaan satu pihak. Semua komponen harus bersinergi, saling mendukung, dan bekerja bersama,” ujar Ahmad Luthfi saat buka puasa bersama relawan di Gradhika Bakti Praja.
Ahmad Luthfi menekankan pemimpin daerah harus mempromosikan potensi wilayah agar investor datang, sambil menjamin keamanan, ketertiban, dan menumbuhkan semangat gotong royong.
Masyarakat wajib menjaga etika dan tata krama sesuai prinsip adigang adigung adiguna dan tata tentrem raharja, yang menjadi ciri khas Jawa Tengah.
Relawan sebagai Penghubung
Relawan menghubungkan masyarakat dan pemerintah, menyampaikan persoalan lokal agar pemerintah kabupaten/kota, provinsi, maupun pusat menanganinya secara cepat dan tepat.
Selain itu, Relawan juga menyosialisasikan hasil kerja pemerintah sehingga masyarakat mengetahui progres pembangunan secara nyata dan bertahap.
Relawan aktif menangkal hoaks, terutama informasi tidak utuh atau potongan video yang menimbulkan persepsi keliru di masyarakat.
“Kritik masyarakat di media sosial mendorong kami bekerja lebih baik. Masyarakat Jawa Tengah tetap memegang hati nurani, tepa selira, dan gotong royong,” ungkap Ahmad Luthfi.
Saling Asah, Asih, Asuh
Ahmad Luthfi menekankan setiap elemen masyarakat memiliki peran unik.
“Kita harus saling asah, asih, dan asuh. Mari membangun Jawa Tengah dengan sopan santun dan bersama-sama.”
Pemerintah provinsi menuntaskan persoalan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan.
Relawan menyebarkan informasi akurat dan menjaga semangat gotong royong tetap hidup. (dkp)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.