Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 9 Des 2025 08:15 WIB

Agustina Wilujeng Genjot Penataan Destinasi Wisata dan Promosi Digital


					Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng saat pembukaan kolaborasi event destinasi wisata | foto: Humas Pemkot. Perbesar

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng saat pembukaan kolaborasi event destinasi wisata | foto: Humas Pemkot.

SEMARANG, Kabarjateng.id – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Semarang terus memperkuat strategi pengembangan destinasi wisata dengan meningkatkan kolaborasi bersama seluruh stakeholder pariwisata.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga posisi Kota Semarang sebagai daerah dengan kunjungan wisatawan tertinggi di Jawa Tengah sekaligus menjawab dinamika jumlah wisatawan sepanjang 2024.

Wali Kota Semarang menjelaskan bahwa peningkatan kunjungan ke Kota Semarang selama 2024 tidak lepas dari penguatan event unggulan, penataan destinasi, dan promosi digital yang secara konsisten dijalankan pemerintah daerah.

“Kota Semarang memiliki potensi besar sebagai pusat budaya, sejarah, dan kreativitas. Karena itu, strategi penguatan event, penataan kawasan, dan kolaborasi lintas pihak terus kami lakukan,” ujar Wali Kota Semarang kepada Kabarjateng.id, Senin (8/12) sore.

Event Unggulan Jadi Magnet Utama Wisatawan

Wali Kota Semarang menegaskan bahwa penguatan event unggulan seperti Festival Kota Lama, Festival Wayang Orang, Dugderan, dan Semarang Night Carnival menjadi langkah kunci dalam meningkatkan kunjungan wisata.

Event-event skala kota hingga nasional tersebut dinilai memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan wisatawan, terutama pada momentum liburan besar.

Selain itu, Pemerintah Kota Semarang memastikan publikasi kalender event dilakukan lebih awal dan masif agar wisatawan dapat merencanakan kunjungan sejak dini.

Kalender event tersebut disebarkan melalui hotel, biro perjalanan, media digital, dan jaringan komunitas.

Penataan Kawasan Wisata dan Peningkatan Pengalaman Wisatawan

Di sisi infrastruktur destinasi, Pemerintah Kota Semarang terus melakukan penataan dan perawatan kawasan wisata utama, termasuk Kota Lama, Simpang Lima, ruang publik, serta area revitalisasi Semarang Lama.

Penataan diarahkan pada peningkatan kenyamanan, kebersihan, keamanan, dan kualitas pengalaman pengunjung.

Menurut Wali Kota, kawasan wisata yang tertata baik akan semakin memperkuat daya saing Kota Semarang.

Ia menegaskan bahwa seluruh pembenahan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan destinasi wisata Kota Semarang dapat mengakomodasi jumlah pengunjung yang terus meningkat setiap tahun.

Promosi Digital Diperkuat untuk Menjangkau Wisatawan Muda

Strategi berikutnya adalah penguatan promosi digital melalui media sosial resmi Pemerintah Kota Semarang, kolaborasi dengan konten kreator, serta publikasi video pendek dan kampanye tematik.

Upaya ini terbukti efektif menarik wisatawan muda dan memperluas eksposur destinasi wisata Kota Semarang.

Disbudpar juga melakukan analisis trafik digital, tren pencarian online, serta pola kunjungan untuk menentukan pasar sasaran yang lebih tepat menjelang momentum liburan seperti Idulfitri, Natal, dan Tahun Baru.

Kolaborasi Stakeholder Pariwisata Diperluas

Wali Kota Semarang menjelaskan bahwa kolaborasi dengan stakeholder diperkuat melalui pelatihan CHSE, pembinaan layanan prima, serta kerja sama event dan atraksi tambahan pada momentum liburan.

Hotel, biro perjalanan, pengelola Kota Lama, Lawang Sewu, MAJT, dan komunitas anak muda terlibat dalam penyediaan atraksi tematik seperti live music, walking tour, spot foto, pameran UMKM, serta perpanjangan jam operasional.

Kolaborasi juga dilakukan melalui promosi bersama dengan PHRI dan ASITA, pembuatan paket wisata, serta kampanye digital yang diproduksi bersama komunitas kreatif Semarang.

Penguatan Tata Kelola Kawasan Heritage

Pada kawasan heritage, Disbudpar bekerja bersama komunitas pecinta sejarah dan Tim Ahli Cagar Budaya memastikan konservasi berjalan sejalan dengan aktivitas wisata.

Kebersihan, keamanan, penataan pedagang, serta pengaturan keramaian diperkuat melalui koordinasi BP Kawasan Kota Lama, Satpol PP, dan kepolisian.

Meski konservasi menjadi prioritas, Wali Kota Semarang menegaskan bahwa ruang kreatif tetap diberikan bagi pelaku seni, komunitas, dan ekonomi kreatif selama sesuai zonasi dan tidak merusak bangunan bersejarah.

Pengembangan Destinasi Baru dan Desa Wisata

Selain memperkuat destinasi utama, Pemerintah Kota Semarang juga menyiapkan pengembangan destinasi baru.

Kampung tematik seperti Kampung Pelangi dan Kampung Djadoel diarahkan menjadi kampung wisata yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Program perintisan desa wisata baru seperti Sawah, Pudak Payung, Banget Ayu Kulon juga terus didorong sebagai daya tarik alternatif.

Selain itu, Pemkot mengembangkan daya tarik berbasis ekologi seperti Curug Gondoriyo dan wisata mangrove, termasuk kegiatan pelestarian lingkungan yang melibatkan masyarakat.

Event Low Season untuk Menjaga Stabilitas Kunjungan Wisatawan

Untuk mengisi bulan low season seperti Juli, Pemerintah Kota Semarang membuka ruang kolaborasi dengan EO untuk menghadirkan konser, festival kreatif, kompetisi olahraga hingga bazar UMKM.

Komunitas seni dan kreator lokal Kotq Semarang juga dilibatkan menyelenggarakan pertunjukan, pameran kreatif, termasuk street performance.

Wali Kota Semarang menegaskan bahwa sinergi Pemkot bersama stakeholder menjadi kunci agar Kota Semarang tetap menjadi destinasi wisata unggulan di Indonesia.

“Penguatan destinasi wisata dan kolaborasi akan terus kami lakukan agar Kota Semarang semakin maju, berdaya saing, memberikan pengalaman terbaik bagi semua wisatawan,” tutup Wali Kota Semarang.

 

Penulis: Wahyu Hamijaya
Editor: Mualim

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kapolres Ajak Pelajar SMK NU Ungaran Isi Ramadan dengan Kegiatan Positif

11 Maret 2026 - 23:08 WIB

Exit Tol Fungsional Ambarawa Siap Digunakan, Polres Semarang Siagakan Personel

11 Maret 2026 - 22:54 WIB

Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Kuatkan Putusan PN Jepara Terkait Sengketa Penarikan Mobil

11 Maret 2026 - 22:26 WIB

Salah Ikuti Google Maps, Ford Fiesta Nyungsep dan Tabrak Rumah Warga di Ungaran Timur 

11 Maret 2026 - 22:02 WIB

Kapolres Tegal Cek Kesiapan Pos Pengamanan Ops Ketupat Candi 2026

11 Maret 2026 - 20:41 WIB

Polres Tegal Laksanakan Ramp Check Bus Pariwisata di Pool Dedy Jaya

11 Maret 2026 - 20:37 WIB

Trending di Berita Polri