SEMARANG, Kabarjateng.id – Menjelang pergantian tahun, Polres Semarang melaksanakan Korp Rapot kenaikan pangkat bagi 87 personel, yang digelar di Lapangan Catur Prasetya Mapolres Semarang, Rabu (31/12/2025).
Upacara ini merupakan prosesi resmi dalam rangka kenaikan pangkat periode 1 Januari 2026.
Kegiatan kenaikan pangkat kali ini terasa berbeda karena para personel yang menerima kenaikan pangkat diwajibkan melaksanakan aksi penanaman tanaman atau pohon di lingkungan Polres Semarang.
Program penanaman tersebut bukan sekadar pelengkap acara, tetapi merupakan instruksi langsung dari Kapolda Jawa Tengah sebagai bentuk kepedulian personel Polri terhadap pelestarian alam.
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., sebelum upacara dimulai, menyampaikan bahwa kewajiban membawa dan menanam satu pohon ini adalah simbol bahwa setiap kenaikan pangkat harus dibarengi kontribusi nyata dan dampak positif, baik bagi institusi maupun lingkungan sekitar.
“Sesuai arahan Bapak Kapolda, setiap personel yang akan naik pangkat diwajibkan membawa satu tanaman untuk ditanam di halaman Mapolres Semarang. Ini sebagai wujud kepedulian personel Polri terhadap lingkungan,” tegas Kapolres.
Dalam upacara tersebut, tercatat sebanyak 4 Perwira Menengah (Pamen), 17 Perwira Pertama (Pama), dan 66 Bintara menerima kenaikan pangkat.
Kehadiran keluarga anggota yang naik pangkat turut menambah kesakralan acara, karena mereka menyaksikan secara langsung proses penyematan pangkat baru kepada orang terdekat mereka.
Kapolres menekankan bahwa setiap kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan atribut, melainkan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, etika kerja, dan loyalitas selama bertugas.
Momentum ini juga menjadi pengingat bagi setiap anggota agar terus meningkatkan kualitas diri dalam pengabdian, baik sebagai personel Polri maupun sebagai pribadi dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
“Jadikan kenaikan pangkat ini sebagai pemicu untuk menjadi pribadi yang semakin baik. Pangkat yang disandang adalah amanah dan tanggung jawab besar yang harus dijaga,” pesan AKBP Ratna.
Beliau juga kembali mengingatkan bahwa Polri sejatinya adalah pelayan masyarakat.
Oleh karena itu, setiap personel wajib memberikan pelayanan secara humanis, ramah, cepat, serta profesional, serta menjaga sikap dan tutur kata agar tidak melukai hati masyarakat.
Mengakhiri arahannya, Kapolres menyampaikan selamat kepada seluruh personel dan keluarga.
Ia berharap dukungan keluarga menjadi penguat moral dalam menjalankan tugas ke depan sehingga para personel tetap mampu memberikan bakti terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Editor: Mualim







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.