REMBANG, Kabarjateng.id – Warga di wilayah perbatasan Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati menaruh harapan besar pada pembangunan Jembatan Gantung Garuda di atas Sungai Randu Gunting.
Jembatan sepanjang 60 meter ini menghubungkan Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang dengan Desa Manjang, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati.
Prajurit dari Kodim 0720/Rembang bersama masyarakat setempat mengerjakan pembangunan jembatan tersebut secara gotong royong.
Kehadiran jembatan ini akan memperlancar mobilitas warga antar desa sekaligus memperkuat akses antar kecamatan di dua kabupaten.
Mempermudah Aktivitas Warga
Selama ini warga menghadapi keterbatasan akses saat melakukan aktivitas ke wilayah tetangga.
Karena itu, pembangunan Jembatan Gantung Garuda diharapkan mampu mempercepat perjalanan warga yang beraktivitas di sektor pertanian, perdagangan, pendidikan, maupun kegiatan sosial lainnya.
Proses pembangunan jembatan juga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Warga setempat ikut membantu berbagai tahapan pekerjaan sehingga pembangunan berjalan lebih cepat dan efisien.
Hujan Deras Sempat Merusak Talud
Sebelumnya, hujan deras menyebabkan talud dinding jembatan di sisi Desa Manjang mengalami amblas pada Minggu (11/1/2026).
Kondisi tersebut sempat mengganggu akses warga yang melintasi jalur tersebut.
Peristiwa itu mendorong semua pihak mempercepat pembangunan jembatan yang lebih kuat dan aman.
Dengan konstruksi yang lebih kokoh, jembatan ini diharapkan mampu bertahan dalam berbagai kondisi cuaca.
Progres Pembangunan Hampir Selesai
Perkembangan pembangunan Jembatan Gantung Garuda menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Hingga Minggu (8/3/2026), progres pengerjaan telah mencapai sekitar 90,05 persen.
Tim pekerjaan telah menyelesaikan tahap pembersihan lahan, penggalian pondasi, dan pemasangan bowplank hingga 100 persen.
Selain itu, tim juga telah mengirimkan material konstruksi hingga sekitar 80 persen.
Pada bagian konstruksi utama, tim telah menyelesaikan pembangunan gapura dan anchor di Titik A hingga 96 persen dan di Titik B mencapai 98 persen.
Sementara itu, tim teknis terus melanjutkan proses pengelasan baja yang saat ini mencapai sekitar 25,97 persen.
Menjadi Harapan Baru Warga
Kemajuan pembangunan jembatan membuat warga semakin optimistis. Mereka menantikan selesainya Jembatan Gantung Garuda agar dapat segera memanfaatkan akses tersebut.
Kehadiran jembatan ini akan mempersingkat jarak tempuh masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong aktivitas ekonomi antar wilayah.
Selain itu, jembatan ini juga akan mempererat hubungan sosial masyarakat di perbatasan Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati.
Jembatan Gantung Garuda kini menjadi simbol harapan baru bagi warga yang selama ini menginginkan akses transportasi yang lebih mudah, cepat, dan aman. (ks)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.