PEMALANG, Kabarjateng.id – Suasana religius menyelimuti Alun-Alun Kota Pemalang saat ribuan warga mengikuti kegiatan Pemalang Bersholawat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang Tahun 2026, Sabtu malam (24/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan hari jadi daerah dengan mengusung tema “Pemalang Menyala, Bercahaya dan Sejahtera”.
Acara yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB hingga menjelang tengah malam tersebut dihadiri sekitar 1.500 jamaah dari berbagai kalangan masyarakat.
Lantunan sholawat, doa, dan tausiyah menggema, menciptakan suasana khidmat sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Pemalang Anom Widiyatmo, Wakil Bupati Nurkholis, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Kehadiran Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int menegaskan dukungan TNI terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan mental spiritual masyarakat.
Selain itu, tampak hadir Dansatradar 403/Tegal, Danlanal Tegal, Kapolres Pemalang, Kajari Pemalang, Ketua Pengadilan Agama Pemalang, Sekda Kabupaten Pemalang, para asisten dan staf ahli, jajaran Muspika se-Kabupaten Pemalang, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Pemalang Bersholawat menghadirkan KH Zaenal Mustofa sebagai penceramah utama, didampingi penampilan Ustadzah Wita Azqi Fitria, finalis Aksi Indosiar 2025.
Rangkaian acara meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sholawatan bersama, sambutan kepala daerah, tausiyah, hingga doa bersama.
Dalam sambutannya, Bupati Pemalang menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-451 menjadi momentum refleksi perjalanan sejarah daerah sekaligus penguatan komitmen melanjutkan pembangunan yang berlandaskan nilai keimanan, persatuan, dan kearifan lokal.
Ia juga mengajak masyarakat mendukung terwujudnya Pemalang BERCAHAYA serta misi pembangunan RHAPSODI melalui kebersamaan dan gotong royong.
Pada kesempatan tersebut, doa juga dipanjatkan khusus bagi para korban bencana alam di Kabupaten Pemalang maupun daerah lain di Indonesia sebagai wujud empati dan solidaritas.
Sementara itu, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti Pemalang Bersholawat memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan sosial dan stabilitas wilayah.
Ia berharap semangat religius ini dapat terus memperkuat persatuan demi terciptanya Pemalang yang aman, damai, dan sejahtera.
Dalam tausiyahnya, KH Zaenal Mustofa mengajak masyarakat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperbanyak sholawat, menjaga shalat berjamaah, berbakti kepada orang tua, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap Kabupaten Pemalang sebagai bagian dari tanggung jawab bersama membangun daerah. (di)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.