Menu

Mode Gelap
 

Kabar Pekalongan · 9 Mar 2026 19:34 WIB

Gubernur Luthfi Tekankan Pelayanan Publik Tetap Optimal di Pekalongan


					Gubernur Luthfi Tekankan Pelayanan Publik Tetap Optimal di Pekalongan Perbesar

PEKALONGAN, Kabarjateng.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pelayanan publik di Kabupaten Pekalongan harus tetap berjalan maksimal meskipun daerah tersebut menghadapi dinamika pemerintahan.

Ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah menjaga stabilitas birokrasi serta meningkatkan kecepatan merespons berbagai aduan masyarakat.

Ahmad Luthfi menyampaikan arahan tersebut saat bertemu jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Senin (9/3/2026).

Jaga Stabilitas Pemerintahan

Dalam arahannya, Ahmad Luthfi mengingatkan bahwa dinamika yang terjadi di daerah tidak boleh menghambat jalannya pelayanan publik di Pekalongan.

Menurutnya, masyarakat tetap membutuhkan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional dari aparatur pemerintah.

Ia menegaskan seluruh perangkat daerah harus menjaga stabilitas pemerintahan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

“Jaga stabilitas pemerintahan dan pastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan baik, meskipun saat ini ada dinamika yang sedang dihadapi,” ujar Ahmad Luthfi.

Respons Aduan Masyarakat Harus Cepat

Selain menjaga stabilitas, Ahmad Luthfi juga meminta jajaran pemerintah daerah meningkatkan kecepatan dalam menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat.

Respons yang cepat akan mencegah munculnya ketidakpuasan publik terhadap pelayanan pemerintah.

Ia menilai aparatur pemerintah harus peka terhadap berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat serta segera menghadirkan solusi.

“Kecepatan respons terhadap aduan masyarakat perlu kita tingkatkan agar tidak muncul komplain dari masyarakat,” tegasnya.

Tegaskan Profesionalisme Aparatur

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi juga menekankan pentingnya profesionalisme aparatur, terutama setelah Wakil Bupati Pekalongan Sukirman menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan.

Ia meminta seluruh aparatur bekerja secara profesional tanpa membeda-bedakan pihak tertentu.

Setiap kebijakan harus berlandaskan aturan serta prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, termasuk dalam urusan organisasi, kepegawaian, dan pengelolaan anggaran daerah.

“Saya minta Pak Kirman sebagai Plt Bupati tidak membeda-bedakan siapa pun. Semua harus bekerja secara profesional dan jelas,” kata Ahmad Luthfi.

Perkuat Koordinasi dengan Forkopimda

Ahmad Luthfi juga meminta pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur terkait akan membantu menjaga stabilitas keamanan serta memastikan kondisi wilayah tetap kondusif.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Gubernur Ahmad Luthfi telah memberikan penugasan kepada Sukirman untuk menjalankan tugas dan kewenangan bupati di Kabupaten Pekalongan.

Surat penugasan itu terbit pada 5 Maret 2026 setelah bupati Pekalongan menjalani masa penahanan.

Melalui langkah tersebut, pemerintah provinsi ingin memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan stabil sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. (di)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Diduga Korsleting Listrik, Mobil Terbakar di Garasi Rumah Warga Delanggu

11 Maret 2026 - 19:13 WIB

Polda Jateng Matangkan Pengamanan Lebaran Lewat Lat Pra Ops Ketupat Candi 2026

11 Maret 2026 - 18:49 WIB

Gubernur Luthfi Tinjau Longsor Cilibur, Warga Desak Percepatan Perbaikan Jalan Penghubung

11 Maret 2026 - 17:59 WIB

Gubernur Jateng Tinjau Longsor di Cilibur Brebes, Perbaikan Jalan dan Sekolah Dipercepat

11 Maret 2026 - 17:39 WIB

Sambut Angkutan Lebaran 2026, Bandara Ahmad Yani Perkuat Kesiapan Fasilitas dan Layanan Penumpang 

11 Maret 2026 - 17:13 WIB

Jembatan Gantung Garuda di Kali Krusuk Hampir Selesai, Kolaborasi TNI dan Warga Sleman Kian Nyata

11 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Berita TNI